Selasa, 20 Februari 2018

Termasuk Tarbiyah Allah Kepadamu

Allah punya banyak cara dalam mentarbiyah hamba-hamba-Nya...
(Oleh DR. Taufiq Ar Raqb)

‎من تربية الله لك (1)...
‎قد يبتليك الله بالأذى ممن حولك حتى لا يتعلق قلبك بأي أحد لا أم ولا أب لا أخ ولا صديق، فيتعلّق قلبك بهِ وحده

(1) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Allah mengujimu dengan gangguan dan sesuatu yang menyakitkan dari orang di sekitarmu. Sehingga hatimu tidaklah bergantung kepada siapapun. Tidak kepada ibu, bapak, saudara, dan teman. Akan tetapi, hatimu bergantung kepada-Nya saja.

‎من تربية الله لك (2) ...
‎قد يبتليك ليستخرج من قلبك عبودية الصبر والرضى وتمام الثقة به هل أنت راض عنه لأنه أعطاك؟ أم لأنك واثق أنه الحكيم الرحيم؟

(2) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia mengujimu, dengan tujuan menampakkan dari hatimu ibadah kesabaran, ridha, dan percaya diri kepada-Nya. Apakah engkau ridha kepada-Nya dikarenakan Dia telah memberimu? Atau dikarenakan engkau percaya, bahwa Dia adalah Dzat yang penuh dengan hikmah (dalam segala kehendak dan perbuatan-Nya) lagi Maha Penyayang ?

‎من تربية الله لك (3)...
‎قد يمنع عنك رزقا تطلبه لأنه يعلم أن هذا الرزق سبب لفساد دينك أو دنياك، أو أن وقته لم يأت، وسيأتي في أروع وقت ممكن

(3) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia mencegah darimu rezeki yang engkau minta, sebab Dia tahu bahwa sesungguhnya rezeki tersebut akan menjadi penyebab rusaknya agama atau duniamu. Atau, waktunya belum tiba dan akan tiba pada saat terbaik yang memungkinkan.

‎من تربية الله لك (4) ...
‎قد ينغص عليك نعمة كنت متمتعاً فيها لأنه رأى أن قلبك أصبح "مهموما" بالدنيا فأراد أن يريك حقيقتها لتزهد فيها وتشتاق للجنة

(4) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia tidak memberikanmu kenikmatan dengan sempurna, yang engkau telah nikmati. Sebab, Dia melihat bahwa hatimu telah menyukai dunia. Lalu Dia berkehendak memperlihatkan padamu akan hakikat dunia, agar engkau dapat zuhud, memandang rendah pada dunia dan merindukan surga.

‎من تربية الله لك (5)...
‎أنه يعلم في قلبك مرضاً أنت عاجز عن علاجه باختيارك.. فيبتليك بصعوبات...تخرجه رغماً عنك تتألم قليلاً...ثم تضحك بعد ذلك

(5) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Sesungguhnya Dia mengetahui penyakit di hatimu, yang engkau tidak mampu mengobatinya sesuai dengan kemauanmu. Lalu Dia mengujimu dengan kesulitan-kesulitan yang semuanya itu akan mengusir penyakit tersebut, walaupun engkau merasakan sedikit sakit dan pedih, namun kemudian engkau akan tertawa setelah itu.

‎من تربية الله لك (6) ...
‎أن يؤخر عنك الإجابة حتى تستنفد كل الأسباب وتيأس من صلاح الحال ثم يُصلحه لك من حيث لا تحتسب حتى تعلم من هو المُنعم عليك

(6) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia menunda terkabulnya doamu, sehingga engkau menghabiskan segala sebab dan usaha (untuk mewujudkan harapan dan cita-cita) dan engkau berputus asa dari keadaan yang baik, namun kemudian Dia memperbaiki keadaanmu dari sekiranya engkau tidak menyangkanya, sehingga engkau mengetahui bahwa Dia-lah yang menganugerahkan kenikmatan tersebut terhadapmu.

‎من تربية الله لك(7)...
‎حين تقوم بالعبادة من أجل الدنيا يحرمك الدنيا حتى يعود الإخلاص إلى قلبك وتعتاد العبادة للرب الرحيم ثم يعطيك ولا يُعجزه

(7) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang ketika engkau sedang melaksanakan ibadah karena berniat mencari dunia, lalu Dia menghalang-halangi engkau dari dunia. Sehingga niat ikhlas dapat kembali lagi ke hatimu, dan engkau dapat terbiasa beribadah karena Rabb Yang Maha Penyayang, lalu akhirnya Dia memberikanmu (dunia tersebut), dan tidak melemahkan keikhlasanmu.

‎من تربية الله لك (8)...
‎أن يُطيل عليك البلاء ويُريك خلال هذا البلاء من اللطف والعناية وانشراح الصدر ما يملأ قلبك معرفة به حتى يفيض حبه في قلبك

(8) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia memperlama ujian dan cobaan pada dirimu, dan Dia hendak memperlihatkan padamu disela-sela cobaan ini: kasih sayang, pertolongan, dan perasaan lapang dada yang memenuhi hatimu, yang engkau ketahui dengan baik, sehingga kecintaan tersebut memenuhi hatimu.

‎من تربية الله لك(9)...
‎أن يراك غافلا عن تربيته وتُفسر الأحداث كأنها تحدث وحدها فيظل يُريك من عجائب أقداره وسرعة إجابته للدعاء حتى تستيقظ وتُبصر

(9) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia melihat dirimu lalai untuk mendidik hatimu dan menafsirkan semua kejadian-kejadian seakan-akan semuanya terjadi dengan sendirinya. Kemudian Dia memperlihatkan padamu sebagian dari keajaiban takdir-takdir-Nya dan pengabulan-Nya yang cepat terhadap doa, sehingga (saat itu) engkau bisa bangun dan sadar dari kelalaian tersebut.

‎من تربية الله لك(10) ...
‎أن يعجل لك عقوبته على ذنوبك حتى تُعجّل أنت التوبة فيغفر لك ويطهرك ولا يدع قلبك تتراكم عليه الذنوب حتى يغطيه الرّان فتعمى

(10) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia mempercepat turunnya hukuman-Nya terhadap dirimu atas dosa-dosamu, sehingga engkau dapat segera bertaubat, lalu Dia mengampunimu dan menyucikanmu, dan tidak membiarkan dosa-dosamu terakumulasi dan memenuhi hatimu, yang dapat menjadikan hatimu tertutup dengan "ar-raan" (noda hitam) yg menyebabkan hatimu menjadi buta.

‎من تربية الله لك (11)...
‎أنك إذا ألححت على شيء مصراً في طلبه متسخطاً على قدر الله يعطيك إياه حتى تذوق حقيقته فتبغضه وتعلم أن اختيار الله لك كان خيرا لك

(11) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Sesungguhnya ketika dirimu terus menerus memelas memohon sesuatu, serta marah-marah terhadap qadar Allah (karena belum mengabulkan keinginanmu), maka Dia memberikan dan mengabulkannya untukmu, sehingga engkau dapat merasakan hakikat (keburukan hasil) nya. Lalu engkau membencinya dan engkau baru mengetahui (saat itu) bahwa pilihan Allah untukmu lebih baik bagimu.

‎من تربية الله لك (12) ...
‎أن تكون في بلاء ... فيُريك من هو أسوأ منك بكثير (في نفس البلاء) ... حتى تشعر بلطفه بك وتقول من قلبك: الحمد لله

(12) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Suatu ketika engkau tertimpa cobaan, lalu Dia memperlihatkan kepadamu orang lain yang juga tertimpa cobaan yang sama denganmu, akan tetapi keadaannya jauh lebih buruk daripada dirimu, sehingga engkau dapat merasakan belas kasih-Nya terhadap dirimu dan engkau mengatakan di dalam hatimu: Alhamdulillah

Alhamdulillah 'ala kulli haal

Semoga bermanfaat

Baarakallahu fiikum

Berdasar kiriman Whatsapp: Umi AA (Sefter; CHt Konselor Psiko-Islam Spiritual Therapist; Tim Litbang HIMAPA; Founder HNM, di Surabaya.)

Jumat, 29 Desember 2017

Mengenal ALLAH, Yuk Nak: Seri ALLAH


Bismillahirrahmanirrahim
ALLAH
(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia.
Dia mempunyai nama-nama yang terbaik. [QS. Thaha (20): 8]

Mengenalkan Allah kepada anak semenjak dini, insya Allah akan menumbuhkan keimanan yang kokoh. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul kharimah. Salah satu caranya melalui pengenalan Asma’ul Husna. Ia adalah nama-nama agung yang dengannya Allah disifati dan digelari.
Pilihan materi seri ALLAH dimaksudkan untuk:
· Menumbuhkan pengetahuan anak bahwa Allah pencipta, pemilik, penguasa, dan pengatur seluruh makhluk;
· Menumbuhkan pengetahuan anak bahwa Allah memberi rahmat dan nikmat kepada seluruh makhluk;
· Mengasah kepekaan anak atas kasih sayang Allah dalam setiap aspek kehidupan;
· Meneladankan dan mengajak anak untuk menjadikan Allah sebagai Dzat yang berhak diibadahi.

Dengan ilmu yang terbatas, serial ini merupakan upaya penulis mengajak anak pada pengenalan tentang Allah: pengetahuan seputar asma’, sifat, dan perbuatan-Nya. Ditujukan untuk anak usia 4-9 tahun, melalui aktivitas bermain, pembiasaan, dan keteladanan.
Sebagian materi telah dilakukan anak-anak di Taman APE maupun kelompok anak lainnya. Jika berkenan, Anda, orangtua maupun pendidik dapat  pula  menggunakan lembaran ini. Hubungi kami jika menginginkan file pdf.





























Jumat, 23 Juni 2017

Al-Kariim

🌾🍒🍃🌼💝🌼🍃🍒🌾



"Andai Kau Tahu BAGAIMANA ALLAH TA'ALA Mengatur Hidupmu, 
Pasti Hatimu Akan MELELEH Karena CINTA Kepada-Nya"

Ibnu Qayyim Rahimahulläh



foto: kembang katus di teras rumah bcf-sda: 2016/1017

Jumat, 02 Juni 2017

Sabar dalam Ketaatan kepada Allah




"KELETIHAN DALAM KETAATAN AKAN HILANG 
DAN YANG TERSISA HANYALAH PAHALANYA

KESENANGAN DALAM KEMAKSIATAN AKAN HILANG 
DAN YANG TERSISA HANYALAH HUKUMANNYA."

(Umar bin Khattab ra).


foto: kembang krokot depan rumah, bcf-sda-2016/1017

Selasa, 16 Mei 2017

Doa di Bulan Rajab hingga Ramadhan


"Allahumma Bariklana fii Rajab(a) wa Sya'ban(a) wa Ballighna Ramadhan"

"Yaa Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan Sampaikanlah Kami ke Bulan Ramadhan"

Siapakah yang Paling Banyak Pahalanya dalam Berpuasa?

Copas dari : PHCpasien-Sudarmadji:

Sahl Bin Mu’adz meriwayatkan dari ayahnya beliau berkata: Sesungguhnya ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam seraya berkata:

     "Apakah jihad yang paling besar/banyak pahalanya?"

     Beliau menjawab: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

     Ia bertanya lagi: siapakah orang yang berpuasa yang paling besar/banyak pahalanya?

     Beliau menjawab: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

     Kemudia ia bertanya tentang shalat, zakat, haji dan shadaqah (siapakah yang paling besar pahalanya?),

    Semuanya dijawab oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam dengan jawaban: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

    ❇ Lalu Abu Bakr berkata kepada Umar: "Wahai Abu Hafsh, sungguh orang yang (banyak) berdzikir telah pergi membawa seluruh kebaikan, maka Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam berkata: ya benar”.
H.R Ahmad dalam Musnad, no. 15614 Cet. Muassasah Ar-Risalah.

     Dari hadits diatas jelaslah bahwa orang yang paling utama dan paling besar/ banyak pahalanya dalam perpuasa adalah orang yang paling banyak dzikirnya kepada Allah dalam setiap kesempatan dan keadaan.

     Oleh karena itu terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadits perintah untuk bayak berdzikir dipagi dan petang hari serta dalam setiap kondisi dan keadaan, bahkan tidak terdapat didalam Al-Qur'an perintah untuk banyak beribadah selain dzikir kepada Allah, hal ini menunjukan akan keagungan dzikir dan besar pahalanya disisi Allah Ta’ala.

قال تعالى: (والذاكرين الله كثيرا والذاكرات أعد الله لهم مغفرة وأجرا عظيما) .  الأحزاب: 35.

     “Dan orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan lelaki dan wanita, Allah janjikan bagi mereka keampunan dan pahala yang agung/besar”.

قال تعالى: (يا أيها الذين آمنوا اذكروا الله ذكرا كثيرا وسبحوه بكرة وأصيلا). الأحزاب: 41-42.

     “Wahai orang orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan banyak, dan bertasbihlah kepadanya dipagi dan petang”

قالت عائشة رضي الله عنها: (كان النبي صلى الله عليه وسلم يذكر الله في كل أحيانه) رواه مسلم.

     Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan: “Nabi shalallahu’alaihi wasallam selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap waktu”.
H.R Muslim, no. 373.

     Oleh Karena itu gunakanlah lisan kita untuk selalau banyak menyebut Allah dan dzikir kepadaNya, terutama dalam ibadah kita, dan secara khusus puasa yang akan kita laksanakan dibulan Ramadhan yang penuh berkah.

     Semoga Allah memberikan pertolongan-Nya kepada kita dalam berdzikir, bersyukur dan melakukan ibadah yang berkualitas.

"اللهم أعنا على ذكرك، وشكرك، وحسن عبادتك".

     “Ya Allah, berilah kami pertolongan untuk berdzikir kepada-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan melakukan ibadah yang terbaik kepada-Mu”

Ditulis oleh: Muhammad Nur Ihsan, Hafidzahullah.

Do'a Rasulullah yang Paling Tidak Populer

 ۞۩ بسم الله الرحمن الرحيم ۩۞
                                                                                                                                                                                                                                                                             
DO'A RASULULLAH YANG PALING TIDAK POPULER, DO'A MINTA HIDUP MISKIN

     Disebutkan dalam sebuah hadits ada do'a Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam yang mana beliau meminta untuk hidup dalam keadaan miskin, do'a ini paling tidak populer di kalangan ummat muslim.

     Berikut lafazh do'anya:

     "Allahumma ahyini miskinan wa amitni miskinan wakhsyurni fi zumratil masakin"
     [HR. At-Tirmidzi]

     Terjemahannya kira-kira seperti ini:

     "Yaa Allah, hidupkan aku dalam keadaan miskin, dan matikan aku dalam keadaan miskin dan bangkitkanlah aku di hari akhir bersama orang-orang miskin".

     Dalam beberapa tafsir, disebutkan bahwa yang dimaksud miskin dalam do'a ini bukanlah kekurangan harta, melainkan miskin di sini maksudnya adalah tawadhu’ dan rendah hati.

     Imam Baihaqi mengatakan, “Menurut saya, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak bermaksud meminta keadaan miskin yang berarti kurang harta tetapi miskin yang berarti tawadhu’ dan rendah hati.”  (Dinukil dan disetujui oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Al-Talkhis Habir 3:1108)

     Imam Ibnu Atsir berakta dalam An-Nihayah fi Gharibil Hadis 2:385 mengatakan, “Maksud Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah tawadhu’ (rendah hati) dan agar tidak termasuk orang-orang yang sombong dan angkuh.”

     Berikut diceritakan kisah dari riwayatnya:

     ❇ Aisyah mendengar Rasulullah berdoa : "Ya Allah, jadikanlah gaya hidupku seperti gaya hidup orang miskin, cabutlah nyawaku dalam keadaan miskin, lalu kumpulkanlah aku pada Hari Kiamat bersama kelompok orang miskin".

     Mendengar doa itu Aisyah protes : "Mengapa engkau berdoa seperti itu wahai Rasulullah ?", Beliau menjawab :

     "Orang-orang miskin akan masuk Surga 40 tahun lebih awal dari pada orang-orang kaya, wahai Aisyah jangan pernah menolak orang-orang miskin meski engkau hanya bisa memberi separuh biji kurma, cintailah orang miskin dan dekatkanlah mereka kepadamu agar Allah juga mendekatkanmu kepadaNYA pada Hari kiamat nanti".
[HR.Tirmidzi, Baihaqi dan Mundziri]      
                                         
     ❇ Astaghfirullahal 'adzim betapa mulianya beliau Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dan betapa bodohnya kita yang mengaku ummatnya yang selalu ingin hidup kaya raya dan bergelimang harta benda...

     ❇ Wallahu a'lam bish shawab ❇

     Barakallaahu fiikum

 

Bersiap Menanti Ramadhan Tiba

Sumber:  T.LENA k.Salim Jkt:

     HARI HARI JELANG RAMADHAN

Ramadhan segera datang.

Mari kita persiapkan diri sebaik-baiknya dengan niat, do'a dan ilmu agar berbagai keutamaan Ramadhan yang Allah turunkan bisa kita raih..

Didik diri dan biasakan takwa dari sekarang.

Kalau sekarang gak biasa baca Alquran, maka Ramadhan akan sulit baca Alquran. Mulai dari sekarang perbaiki ibadah. Kebiasaan baik juga harus berlanjut terus setelah Ramadhan.

Waspada dari memutus silaturahim.

Sebelum Ramadhan segera Sambung Silaturahim dengan orang yang pernah kita ada masalah dengannya. Karena kalau tidak akan mencukur pahala kita.

     ❇ Bersihkan hati kita.

     Jangan sampai saat masuk Ramadhan hati kita masih diisi dengki, sombong, hasad, su'udzon dan lain lain. Untuk menghilangkan dengki banyak mendo'akan orang yang kita dengki kepadanya.

     Kurangi menghabiskan waktu untuk hal yang tak bermanfaat.

     Perbanyak baca Al-Qur'an, datang ke majelis ilmu dan lain lain. Harus punya Target di Ramadhan. Kalau ada target kita bisa mengatur waktu kita.

     Segera lunasi hutang puasa Ramadhan yang belum dibayar. Ini hukumnya wajib.

     Aktivitas baca Al-Qur'an harus ditingkatkan.  
     Karena Ramadhan itu bulannya Al-Qur'an. Rasulullah setiap malam Tadarus Al-Qur'an dengan malaikat Jibril. Pelajari juga Alquran.

     Ramadhan sangat dianjurkan shalat tarawih karena pahalanya besar.

     Jangan sampai lewatkan Shalat Tarawiharawih. Perbanyak Shalat malam juga.

     Dari sekarang perbanyak do'a dan hapalkan do'a yang diajarkan Rasulullah.

     Bulan Ramadhan waktu yang Mustajab do'a, jadi perbanyak do'a.

     Dari sekarang biasakan agak lama duduk di masjid.

     Untuk mempersiapkan diri menuju I'tikaf. Saat I'tikaf perbanyak ibadah, dzikir, dan do'a.

     Perbanyak puasa sunah di bulan Syaban sebagai latihan.

    Siapkan uang untuk memberi makan orang miskin dan bersedekah.

     Rasulullah adalah orang yang sangat dermawan, dan makin Dermawan saat Ramadhan. Sedekah di waktu mulia pahalanya akan dilipatgandakan. Berlomba-lomba untuk memberi orang lain makanan berbuka puasa.

     Jika ada niat umroh di bulan Ramadhan, persiapkan dari sekarang. Rasulullah bersabda,

     "umroh di bulan Ramadhan pahalanya sama dengan berhaji denganku."

     Kurangi makan saat bulan Syaban, jangan makan sampai kenyang. Jika terlalu kenyang maka badan jadi berat, kuat syahwatnya dan lemah ibadahnya.

     Jangan biasakan begadang untuk hal yang tidak bermanfaat.

     Dari bulan Syaban kurangi tidur malam.

     Agar bisa bangun Shalat Tahajud dan Ibadah Malam. Karena saat Ramadhan para sahabat kurang tidur dan 10 hari terakhir mereka tidak tidur untuk I'tikaf. Jemput malam Lailatul Qadar.

     Biasakan ibadah yang kita belum biasa. Coba kita saat di jalan dari rumah ke tempat kerja/usaha berdzikir di motor, mobil dan lain lain "Apabila orang naik kendaraannya, setan menyuruh orang tersebut bernyanyi." Maka lawan godaan setan dengan berdzikir saat di kendaraan.

     Mulai sekarang disiplin dalam waktu.

     Jika ada target maka harus disiplin waktu.

     ❇ Segera menyelesaikan pekerjaan

     Yang boleh jadi (jika tidak segera diselesaikan) dapat mengganggu kesibukan ibadah seorang muslim di bulan Ramadhan.

     Jangan biasakan sering pergi ke pasar/mall saat Ramadhan.

     Karena Pasar itu tempatnya setan. Di Arab Saudi 10 hari terakhir masjid penuh, sementara di Indonesia masjid kosong tapi pasar/mall penuh. Ini musibah.

Wallahu a'lam bish shawab

Selasa, 09 Mei 2017

●Pesan Ayah●

☀ Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua   anaknya: “Anakku, dua pesan penting yang ingin ayah sampaikan kepadamu untuk           keberhasilan hidupmu. Pertama: Jangan pernah menagih piutang kepada                               siapapun. Kedua: Jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung”

☀ 5 tahun berlalu, sang ibu menengok anak Sulungnya dengan kondisi bisnisnya yang           sangat memprihatinkan. Ibu pun bertanya, “Wahai anak Sulungku kenapa kondisi                 bisnismu demikian?”

     ❇Si Sulung menjawab: “Saya mengikuti pesan ayah, bu. Saya dilarang menagih piutang   kepada siapapun sehingga banyak piutang yang tidak dibayar dan lama-lama habislah           modal saya. Pesan yang kedua, ayah melarang saya terkena sinar matahari secara                     langsung dan saya hanya punya sepeda motor.  Itulah sebabnya pergi dan pulang                     kantor saya selalu naik taksi”

☀  Kemudian sang ibu pergi ke tempat Si Bungsu yang keadaannya berbeda jauh. Si             bungsu sukses menjalankan bisnisnya. Sang ibu pun bertanya, “Wahai anak Bungsuku,         hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”

     ❇Si bungsu menjawab: “Ini karena saya mengikuti pesan ayah, bu. Pesan yang                    pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak                pernah memberikan hutang kepada siapapun sehingga modal saya tetap utuh”

     ❇“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dengan         motor yg saya punya saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang                       setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih                         pagi dan tutup lebih sore”.

Perhatikan... Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA, namun masing² memiliki Penafsiran dan Sudut Pandang atau MINDSET berbeda.

    Mereka MELAKUKAN cara yang berbeda sehingga mendapatkan HASIL yang berbeda     pula.

    Hati-hatilah dengan Mindset kita..

    Mindset (Sudut pandang) Positif memberi hasil menakjubkan, sebaliknya mindset (sudut pandang) Negatif memberikan hasil menghancurkan.

❇The choice is yours! (Pilihan ada ditanganmu!)

Ayo Berbagi Walau Satu Ayat



Senin, 24 April 2017

Isro dan Mi'raj


"Subhaanal  ladzii asraa bi'abdihii lailam minal masjidil haraamii  ilal masjidil aqshal ladzii baaraknaa haulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas samii'ul bashiir"

     📖"Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya. Agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (Kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Melihat"

     📖[QS. Al-Israa' (17) : 1]

Jumat, 21 April 2017

Wanita Beriman jadi Apapun Dia akan HEBAT

Wanita Hebat bukan karna Cantik
Wanita Cantik juga berhak hebat...

Wanita Hebat bukan karna Kaya
Wanita Kaya juga berhak hebat...

Wanita Hebat bukan karna Pintar
Wanita Pintar juga berhak hebat...

Wanita Hebat Adalah :
Wanita yg mampu terus berdiri menyelesaikan masalahnya

Tidak semua masalah diselesaikan dengan berdiri, Ada masalah yang diselaikan dengan duduk, rebahan dan tiduran (tahu kan maksudnya? )

Wanita yg mampu melukis kekuatan melalui proses kehidupan... bahkan melukis dengan kelembutan adalah kodratinya

Bersabar disaat tertekan

Tersenyum disaat hati menangis

Diam saat terhina......(Wah berat yang ini...)

Mempesona karna slalu Memaafkan


«» Semoga para kaum wanita bisa Menjadi Wanita Hebat «»

Semoga Menjadi Wanita Beriman, karena Wanita Beriman jadi Apapun dia akan HEBAT.... hehhee....

Selamat dan spirit untuk KARTINI, Aisyah, Hadijah, Aisha, Fatimah Az Zahra masa kini, yang tidak harus Hebat, tapi Wajib Beriman

Jumat, 07 April 2017

Hidup Itu ....

Hidup itu sebuah proses perjalanan panjaaannnnng...

Berliku, berkelok, turun juga naik... kadang berjalan, berlari bahkan bisa berhenti..

Itu sudah Sunnatullaahnya begitu...

Ikuti aja alirannya sesuai tuntunan agama, ga usah takut salah, ga usah takut dicerca juga ga usah takut (baca : bangga atau ujub) saat dipuji atas hal yang dilakukannya!!

Hanya hambanya dan Allah yang tahu isi hati dan niat setiap hal yang seorang hamba lakukan.... 

Bismillaah... kalo seseorang takut ujub, InsyaAllah itu menunjukkan bahwa yang bersangkutan masih on the track


Sebaliknya, bila sudah merasa benar... nahh ini yang malah bisa menunjukkan bahwa yang bersangkutan sedang out of the track



Jika benar, maka kebenaran itu semata hanya dari Allah, jika salah, maka karena kekurangan hamba.

Jumat, 10 Maret 2017

Teruslah Bersedekah

                    

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), Seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. 

Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa "hujan" lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh "hujan" lebat,

Maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka "hujan" gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. [QS. Al-Baqarah (2) : 264-265]

Jumat, 24 Februari 2017

Mereka yang Riya' atau Kita yang Hasad?


❇  Ada orang upload fotonya pas lagi Umroh. Lalu kita bilang dalam hati, :"Ih Riya banget sih,  ibadah umroh itu bukan buat dipublish"

❇  Ada orang lagi ngaji di kendaraan umum. Lalu kita bilang dalam hati, :"Kok ngaji di tempat umum? Kenapa nggak nanti aja di rumah pas sendiri"

❇  Ada orang lagi jalan-jalan ke Eropa. Lalu kita bilang dalam hati, :"Sayang banget ya uangnya, mending buat infaq ke fakir miskin"

❇  Ada orang posting konten dan caption dakwah di sosmed. Lalu kita bilang dalam hati, :"Sok alim banget ya hidupnya"

Pernahkah kita berpikiran seperti itu sama orang lain? Astaghfirullaah.

Mereka yang Riya' atau justru Kita yang Hasad (iri/dengki)?

Padahal isi hati seseorang itu nggak ada yang tahu selain Allah.

Biarlah amal ibadah itu jadi urusan dia dengan Allah. Kalo kata Ust. Khalid Basalamah, "Kita jangan masuk wilayahnya orang lain"

Bahkan seorang Malaikat pencatat amal kebaikan saja tidak bisa mengetahui niat dalam hati seseorang itu. Mau ikhlas atau belum, tetaplah dicatat sebagai amal kebaikan.

Hanya Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang bisa mengetahui isi hati seseorang. Semua amalan akan terbongkar ikhlas atau tidaknya nanti di akhirat.

»  Usamah bin Zaid seorang Sahabat pernah ikut dalam peperangan. Ketika Usamah duel 1 lawan 1   dengan orang kafir, orang kafir itu mengucapkan 2 kalimat syahadat (masuk islam). Sayangnya,   Usamah tidak menghiraukan hal itu dan langsung membunuh orang yang sudah masuk islam itu (*haram hukumnya membunuh seorang muslim, dosa besar).

Mengetahui hal itu, Rasulullah ﷺ pun marah dengan Usamah. Usamah berdalih jika ia masuk islam karena keadaan sudah terdesak dan tidak ikhlas. Rasulullah ﷺ pun berkata hingga 3 kali kepada Usamah, "Apakah kau sudah belah hati nya untuk mengetahui apakah dia benar-benar ikhlas masuk islam atau tidak?"

❇  Kita nggak bisa mengubah kebiasaan orang lain yang suka selfie di Eropa dan lain sebagainya. Tapi kita bisa mengubah point of view dari sudut kita. Daripada Hasad, lebih baik berprasangka       baik dengan seseorang, apalagi dengan sesama muslim. Betull?"

Wallahu a'lam bish-shawab

Jumat, 06 Januari 2017

Hujan adalah Berkah dari Langit


☀ Dan Dialah yang menurunkan air "hujan" dari langit

    lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan,

    maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau,

    Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak

    dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur,

    dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah     buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya.

   Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang \ beriman.☀

  ☀   [QS. Al-An'aam (6) :99 ]  ☀


Jumat, 23 Desember 2016

Kita adalah Apa yang Kita Pikirkan dan Lakukan…

Kita adalah Apa yang Kita Pikirkan dan Lakukan…

"Undzur maa qaala, wa laa tandzur man qaala"

Merupakan perkataan dari Ali bin Abi Thalib K.W yang memiliki pesan bahwa, :

“perhatikan apa yang dikatakan dan bukan memperhatikan siapa yang mengatakan”.

Pernyataan tersebut tentu saja dalam konteks rentang waktu sepeninggal Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallaam, yang siapapun orangnya memiliki peluang mengatakan yang salah, sehingga yang harus diperhatikan adalah isi perkataan seseorang tersebut, apakah sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah atau tidak.

Jumat, 18 November 2016

Tiga Doa dalam Sujud

Syeikh Abdul Aziz Bin Baaz -semoga Allah merahmatinya- berkata :

Merupakan 3 do'a yang janganlah kau lupakan dalam sujud, :

     ✳  1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah 

١. اللهم إني أسألك حسن الخاتمة 
Allahumma inni as'aluka Husnul Khatimah
Artinya : "Ya Allah aku meminta kepada-MU Husnul Khatimah"

     ✳  2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat, :

٢. اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت
Allahummarzuqnii taubatan nashuhaa qoblal maut

Artinya: "Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat".

    ✳   3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya.

٣. اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbii 'ala diinik

Artinya: "Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU".

Ayoo berbagi walau satu ayat, jika kau sebarkan perkataan ini, dan kau berniat baik dengan-Nya, maka semoga menjadikan mudah urusan urusanmu di dunia dan akhirat, Aamiin

Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke Surga Allah.

Dan berkata Syeikh Khalid : ulangilah...

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الذي لا إله الا هو الحيى القيوم و وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ، عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Astagh-firullahulladzi laa ilaaha illa huwal khayyul qoyyumu wa atuubu ilaih ، ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang mana tiadalah sesembahan dialah yang maha hidup dan abadi dan aku bertobat kepada-Nya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.”

Maka dengan izin Allah kau akan lihat kejaiban dari diredakanya kekhawatiranmu dan dimudahkanya urusanmu,

Janganlah kau sembunyikan keutamaan (dzikir)  kirimkanlah kepada orang-orang yang kau sayangi...

Setiap nafas pada menit kehidupan kita, tidaklah akan kembali...Maka Jadikanlah dirimu merasakan manisnya  beristighfar...

Yaa Allah Jadikanlah nasehatku ini shadaqah jariyah bagiku dan kedua orang tuaku dan untuk seluruh umat muslimin. Aamiin.

Sumber: Madinah Munawwarah , Selasa, 1 Dzulhijjah 1436 H / 15 September 2015 M.

Jumat, 21 Oktober 2016

Berhenti Mengeluh


Assalaamu'alaikum...

Kehidupan yang saat ini kita keluhkan, Sesungguhnya merupakan impian bagi beberapa orang.. . Lalu mengapa kita jadi gemar mengeluhkannya..⁉

Perbanyak perbuatan yang bermanfaat dalam kehidupan yang kita jalani sekarang.. Dan jangan melemah...

     ❇ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ
"Ihrish 'alaa ma yanfa'uka wasta'in billaahi wa laa ta'jidz"

"Bersemangatlah dalam perkara yang bermanfaat bagimu...
Mintalah pertolongan Allah dan jangan engkau melemah (Jangan pernah menyerah)..” (HR. Muslim: 47)

Ujian hidup tidak pernah menjadi semakin mudah, hanya kita saja yang kerap semakin melemah...


     Sesudah Shalat jamaah (lelaki) di Masjid lanjut do'akan ortu dan keluarga, do'akan sesama muslim.

Jumat, 19 Agustus 2016

Mengenal Neraka Saqar

QS. Al-Muddatstsir (74).


27. "Wa maa adraaka maa Saqar"
"Tahukah kamu apakah (Neraka) Saqar itu?"

28. "Laa tubqii wa laa tadzaru"
"Ia (Saqar) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan ◎1"

29. "Lawwaahatul lil basyar"
"Yang menghanguskan kulit manusia"

42. "Maa salakakum fii Saqar"
"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (Neraka) Saqar"

43. "Qaaluu lam naku minal mushalliin"
"Mereka menjawab, 'Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan Shalat,"

44. "Wa lam naku nuth'imul miskiin"
"Dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin...,"

Keterangan :
Apa yang dilemparkan kedalam neraka itu di azabnya sampai binasa, kemudian dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali!!

Na'udzubillaahi min dzaalik!!

Semoga kita termasuk golongan yang terhindar dari neraka Saqar. Aamiin.

Jumat, 22 Juli 2016

❤ 4 Golongan Lelaki ❤

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu.

1. Ayahnya
Jika seseorang yang bergelar ayah tidak memperdulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan Agama seperti shalat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup auratnya, sebagaimana firman Allah, :

     "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, : *"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". [ QS. Al-Ahzab(33) : 59 ].

Tidak cukup kalau hanya dengan memberi kemewahan duniawi saja. Apabila seorang Ayah lalai, maka dia akan ditarik ke neraka oleh Anaknya.
   
Duhai lelaki yang bergelar 'Ayah', bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau sudah mengajarkan shalat dan shaum (puasa) kepadanya? menutup auratnya? memberi bekal pengetahuan agama padanya. Jika tidak terpenuhi, maka bersiap-siaplah untuk menjadi bagian dari 'Penghuni Neraka', oleh sebab ditarik putrinya sendiri.
   
2. Suaminya
Apabila suami tidak memperdulikan tindak tanduk istrinya. Bergaul bebas, membiarkan istri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya.

Jika suami membiarkan istri yang seperti itu, walaupun suami tersebut adalah suami yang 'alim', shalatnya tidak pernah bolong, shaumnya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh istrinya bersama-sama ke dalam Neraka.
   
Duhai lelaki yang bergelar 'Suami', bagaimana keadaan istri tercinta sekarang? Dimanakah dia? bagaimanakah akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan agama Islam, maka terimalah keniscayaan bahwa kau akan sehidup  semati bersama-sama masuk ke dalam Neraka.

3. Saudara Lelakinya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada saudara lelakinya (kakak atau paman). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau keponakannya dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak.
   
Duhai kelaki yang mempunyai saudara perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupaka amanah yang lain. Karena kau juga akan bertanggungjawab kelak di Akhirat.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak laki-laki tidak menasihati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam.

Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, tidak taat kepada suami, memfitnah, menggunjing, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggung-jawaban di Akhirat kelak. Dan bersama-sama menemani Ibunya di Neraka.
   
Duhai anak lelaki, sayangilah Ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Karena Ibu adalah insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman Neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalam Neraka.

    ❇ Betapa hebatnya tarikan Wanita.  Bukan saja di dunia, tetapi juga di Akhirat yang tak kalah hebat tarikannya.

     Maka, kaum lelaki yang bergelar 'Ayah', 'Suami', 'Saudara' atau 'Anak' harus melaksanakan kewajiban dan perintah Agama Islam dengan benar, bukan hanya untuk dirinya melainkan juga untuk seluruh keluarganya.

Wallahu A'lam Bish-shawab. . .

Perhatikan Firman Allah dalam Al-Qur'an,
    "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan". [ QS. At-Tahrim(66) : 6 ].

"Allahumma shalli 'alaa sayyidina Muhammad, Wa aalihi washahbihi wa sallim"

Jumat, 17 Juni 2016

Orang Hebat


     Orang yang meninggalkan dunia    
     sebelum ia meninggal dunia.

     Dia bersedekah sampai kaya,
     bukan kaya baru bersedekah.

     Dia berdakwah sampai alim,
     bukan sudah alim baru berdakwah.

     Dia datang ke masjid sampai  tua,
     bukan tua baru ke masjid.

     Dia beramal sampai ikhlas,
     bukan ikhlas baru beramal.

     SELAMAT MENCOBA
     SEBELUM AJAL TIBA



Jumat, 27 Mei 2016

Alhamdulillaah


Don't Forget To Say
       "ALHAMDULILLAAH"

     "Fadzkuruunii adzkurkum wasykuruu lii wa laa takfuruun(i)"

     "Maka ingatlah kepada-Ku, Akupun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku." [QS. Al-Baqarah (2) : 152]

     Setiap manusia sudah seharusnya Selalu Bersyukur kepada Allah atas setiap Hembusan Nafasnya, Limpahan Rahmat, Ampunan dan Karunia-Nya, Setiap Kejadian, Bahkan Pada Setiap Musibah Yang Menemuinya....

     Hidup itu indah bagi mereka yang pandai bersyukur

     ❇ Sudahkah anda Bersyukur..."Alhamdulillaah" ❇


Jumat, 29 April 2016

Renungan Bersama

Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai ...
LAUT INI MALING ...

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI BAIK HATI ...

Seorang anak tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai ...
LAUT INI PEMBUNUH ...

Seorang berperahu dan di hantam badai, lalu menulis dipantai ...
LAUT INI PENUH MARABAHAYA

Tak lama datanglah Seorang lelaki yang menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI PENUH BERKAH ...

Sementara seisi lautan tak pernah mengeluh. Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus Semua tulisan di pantai itu tanpa sisa.

❇  MAKA,.......
     JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA  
     DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik. Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.

Tak usah repot repot mau menjelaskan tentang diri mu kepada siapa pun, Karena yang menyukai mu tidak butuh itu, Dan yang membenci mu tidak percaya itu.

 ☀ Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi Siapa yang mau berbuat baik dan benar

Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan, ... Namun Hapuslah kesalahan demi lanjutnya Persaudaraan..

Jika datang kepadamu gangguan,... Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik.

Kurangi mengeluh teruslah berdo'a dan berikhtiar. Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti kita.

     Tugas kita adalah berbuat yang baik & benar Bukan menghakimi

     Memaafkan adalah memaafkan tanpa tapi,...

     Menghargai adalah menghargai tanpa tapi,....

     Jangan pakai hukum sebab akibat untuk membenarkan amarahmu....

     Karena jika kita baik, amarah tak tumbuh subur.

                 


Jumat, 18 Maret 2016

Kisah-kisah Inspiratif tentang, Ana Madiinatul 'Ilmu Wa Aliyyun Baabuha

Suatu ketika, Khalifah Umar bin Khattab ra sedang duduk dengan para sahabat diantaranya ada Imam Ali bin Abi Thalib.

Tiba tiba seorang laki-laki yang tak dikenal datang kepada beliau, parasnya enak dipandang, bersih dan berwibawa. Sambil duduk ia tak henti-hentinya bertasbih dan berdoa.

Melihat tindak tanduk orang tadi Khalifah Umar menjadi penasaran untuk menyapanya, : “Apa kabarmu di pagi hari ini?”.

Orang itupun menjawab, : “Alhamdulillah pagi ini aku menyukai fitnah, membenci kebenaran (hak), shalat tanpa wudhu' dan saya memiliki di dunia apa yang tidak dimiliki Allah di langit”

Wajah khalifah Umar berobah mendengar uraian tamu tadi. Beliau marah bukan kepalang, lalu bangun dari tempat duduknya dan segera memegangnya dengan keras. Imam Ali yang berada di majlis itu tersenyum melihat kelakuan khalifah Umar ra. Beliau pun berkata kepadanya, :

“Ya Amirul Muminin sabar dulu, apa yang telah dikatakan orang ini sesungguhnya benar”.

Medengar uraian Imam Ali beliau pun merasa tidak enak karena telah meperlakukan tamu tadi secara kasar. Lalu beliau memandang wajah Imam Ali seraya berkata dengan suara yang agak lunak, :
“Dapatkan kau terangkan kepadaku kebenarnya?”

Imam Ali ra bangun dari tempat dukuknya, lalu berkata, :

“Pertama, ia menyukai fitnah berarti ia menyukai harta benda dan anak, bukankah Allah berfirman dalam ayat Nya surat al Anfal ayat 28 “Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak anakmu itu hanyalah fitnah?”.

Kedua, ia membenci kebenaran atau hak. artinya ia membeci kematian. Allah berfirman dalam surat qaf 19 “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar benarnya (hak). Itulah yang kamu selalu lari daripadanya”.

Ketiga, ia Shalat tanpa wudhu, yaitu Shalat kepada Rasulallah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, Orang yang bershalawat kepada Rasulallah tidak wajib harus berwudhu.

Adapun yang keempat, ia memiliki di dunia apa yang tidak dimiliki Allah di langit. Maksudnya ia memiliki di dunia anak dan istri yang tidak dimiliki Allah karena Allah adalah Maha Esa, tidak beristri, tidak beranak, dan tidak diperanakan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

Khalifah Umar ra menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar uraian Imam Ali KW. Lalu berkata, :
“Seburuk buruknya majlis adalah majlis yang tidak ada abu Al-Hasan (Imam Ali KW.)

Dari dua kisah di atas jelas sekali kita bisa mengambi suatu bukti bahwa Imam Ali KW. memiliki gudang ilmu yang tidak dimiliki para sahabat lainya.

“Aku kota ilmu dan Ali pintunya”. Itulah sabda Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang dicetuskan beliau kepada para sahabat. Alasanya, ketika beliau menerima wahyu, Sayyidina Ali KW. adalah lelaki pertama yang mempercayai wahyu tesebut setelah istri beliau, Khadijah ra.

Pada waktu itu Ali KW. masih berusia sekitar 10 tahun. Pada usia remaja setelah wahyu turun, Imam Ali KW. banyak belajar langsung dari Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam karena sebagai misanan dan sekali gus merangkap sebagai anak asuh, beliau selalu mendapat kesempatan dekat dengan Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Hal ini berlanjut sampai belau menjadi menantu Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Jadi banyak pelajaran pelajaran tertentu  yang diajarkan Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada beliau yang tidak diajari kepada sahabat sahabat yang lain.

     ☀ Didikan langsung dari Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Sallam kepada imam Ali KW. dalam semua ilmu agama baik secara zhahir (syariah) atau secara bathin (tasawuf), banyak menggembleng beliau menjadi seorang pemuda yang sangat cerdas, berani dan bijak. Salah satu dari kecerdasan, keberanian dan kebijaksanaan beliau kita bisa lihat dari kisah kisah di atas tadi.

Wallahu a'lam bish-shawab

Jumat, 29 Januari 2016

Kisah-kisah Inspiratif tentang, Ana Madiinatul 'Ilmu Wa Aliyyun Baabuha

Mari kita bersama sama membuka dua bingkisan kado yang datang dari dua sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib KW. dan Umar bin Khattab RA., mari kita menyimak dua kisah mereka yang cukup menarik,

Teriakan seorang wanita muda terdengar dari jauh. Tanganya dipegang secara kasar oleh suaminya. Hidungnya berdarah dan mukanya babak belur karena dipukuli. Ia didorong maju secara kuat kehadapan khalifah Umar bin Khattab ra. Ia tersangka telah berbuat zina.

Suaminya marah bukan kepalang. Sambil dilempar dihadapan khalifah Umar, laki laki itu berkata, :
“Ya Amirul Muminin, perempuan ini telah berzina”.

Khalifah Umar pun bertanya, :
“Apa sebenarnya yang telah terjadi terhadap istrimu ini?”.

Dengan sewot ia menjawab, :
“Ya Amirul Muminin, rajamlah wanita ini. Sesungguhnya ia telah berzina. Aku baru saja kawin 6 bulan, masa sekarang sudah punya anak?”.

Setelah perkara itu diselidiki secara seksama, teliti dan semua persyaratan hukum telah dipenuhi, beliau pun dengan tegas memutuskan bahwa hukum rajam bagi wanita tadi harus segera dilaksanakan.

Pada saat itu kebetulan Imam Ali bin Abi Thalib Kw. sedang duduk di samping Khalifah Umar ra. Beliau melihat semua yang terjadi terhadap diri wanita itu. beliau pun telah mendengar keputusan yang telah diputuskan khalifah Umar untuk merajamnya.

Adapun menurut beliau wanita itu tidak sewajarnya untuk dirajam karena ia tidak bersalah.
Maka dengan penuh keberanian, Sayyidina Ali Kw. berkata kepada Khalifah Umar ra, :
“Tunggu dulu ya Amirul Mu’minin, jangan terburu buru memutuskan suatu hukum sebelum mempunyai dalil yang kuat. Sesungguhnya wanita itu tidak bersalah dan tidak berzina”.

Mendengar ungkapan Imam Ali bin Abi Thalib Kw., beliau merasa bersalah terburu buru memutuskan hukuman tanpa bermusyawarat terlebih dahulu kepada para sahabat. Lalu beliau berkata, :
“Ya Aba al-Hasan, bagaimana kamu tahu hukumnya bahwa wanita itu tidak berzina?”.

Dengan lantang Imam Ali pun menjelaskan, :
“Bukankah Allah berfirman dalam surat Al-Ahqaf ayat 15 yang berbunyi, :
“Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan”, sedangkan di surat lainya yaitu surat Luqman ayat 14 Allah berfirman: “Dan menyapihnya dalam dua tahun”.

Umar bin Khattab ra pun membenarkan penjelasan Imam Ali. Kemudian beliau melanjutkan penjelasanya, :
“Jika masa kandungan dan penyapihan 30 bulan dikurangi masa penyapihan 24 bulan, maka wanita bisa melahirkan anak dalam waktu 6 bulan”.

Mendengar uraian Imam Ali tadi, khalifah Umar menganggukan kepalanya tanda salut atas keputusan beliau. Lalu berkata, :
“Tanpa Ali, Umar bisa binasa”

wallahu a'lam bish-shawab