Selasa, 16 Mei 2017

Doa di Bulan Rajab hingga Ramadhan


"Allahumma Bariklana fii Rajab(a) wa Sya'ban(a) wa Ballighna Ramadhan"

"Yaa Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan Sampaikanlah Kami ke Bulan Ramadhan"

Siapakah yang Paling Banyak Pahalanya dalam Berpuasa?

Copas dari : PHCpasien-Sudarmadji:

Sahl Bin Mu’adz meriwayatkan dari ayahnya beliau berkata: Sesungguhnya ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam seraya berkata:

     "Apakah jihad yang paling besar/banyak pahalanya?"

     Beliau menjawab: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

     Ia bertanya lagi: siapakah orang yang berpuasa yang paling besar/banyak pahalanya?

     Beliau menjawab: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

     Kemudia ia bertanya tentang shalat, zakat, haji dan shadaqah (siapakah yang paling besar pahalanya?),

    Semuanya dijawab oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam dengan jawaban: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

    ❇ Lalu Abu Bakr berkata kepada Umar: "Wahai Abu Hafsh, sungguh orang yang (banyak) berdzikir telah pergi membawa seluruh kebaikan, maka Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam berkata: ya benar”.
H.R Ahmad dalam Musnad, no. 15614 Cet. Muassasah Ar-Risalah.

     Dari hadits diatas jelaslah bahwa orang yang paling utama dan paling besar/ banyak pahalanya dalam perpuasa adalah orang yang paling banyak dzikirnya kepada Allah dalam setiap kesempatan dan keadaan.

     Oleh karena itu terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadits perintah untuk bayak berdzikir dipagi dan petang hari serta dalam setiap kondisi dan keadaan, bahkan tidak terdapat didalam Al-Qur'an perintah untuk banyak beribadah selain dzikir kepada Allah, hal ini menunjukan akan keagungan dzikir dan besar pahalanya disisi Allah Ta’ala.

قال تعالى: (والذاكرين الله كثيرا والذاكرات أعد الله لهم مغفرة وأجرا عظيما) .  الأحزاب: 35.

     “Dan orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan lelaki dan wanita, Allah janjikan bagi mereka keampunan dan pahala yang agung/besar”.

قال تعالى: (يا أيها الذين آمنوا اذكروا الله ذكرا كثيرا وسبحوه بكرة وأصيلا). الأحزاب: 41-42.

     “Wahai orang orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan banyak, dan bertasbihlah kepadanya dipagi dan petang”

قالت عائشة رضي الله عنها: (كان النبي صلى الله عليه وسلم يذكر الله في كل أحيانه) رواه مسلم.

     Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan: “Nabi shalallahu’alaihi wasallam selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap waktu”.
H.R Muslim, no. 373.

     Oleh Karena itu gunakanlah lisan kita untuk selalau banyak menyebut Allah dan dzikir kepadaNya, terutama dalam ibadah kita, dan secara khusus puasa yang akan kita laksanakan dibulan Ramadhan yang penuh berkah.

     Semoga Allah memberikan pertolongan-Nya kepada kita dalam berdzikir, bersyukur dan melakukan ibadah yang berkualitas.

"اللهم أعنا على ذكرك، وشكرك، وحسن عبادتك".

     “Ya Allah, berilah kami pertolongan untuk berdzikir kepada-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan melakukan ibadah yang terbaik kepada-Mu”

Ditulis oleh: Muhammad Nur Ihsan, Hafidzahullah.

Do'a Rasulullah yang Paling Tidak Populer

 ۞۩ بسم الله الرحمن الرحيم ۩۞
                                                                                                                                                                                                                                                                             
DO'A RASULULLAH YANG PALING TIDAK POPULER, DO'A MINTA HIDUP MISKIN

     Disebutkan dalam sebuah hadits ada do'a Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam yang mana beliau meminta untuk hidup dalam keadaan miskin, do'a ini paling tidak populer di kalangan ummat muslim.

     Berikut lafazh do'anya:

     "Allahumma ahyini miskinan wa amitni miskinan wakhsyurni fi zumratil masakin"
     [HR. At-Tirmidzi]

     Terjemahannya kira-kira seperti ini:

     "Yaa Allah, hidupkan aku dalam keadaan miskin, dan matikan aku dalam keadaan miskin dan bangkitkanlah aku di hari akhir bersama orang-orang miskin".

     Dalam beberapa tafsir, disebutkan bahwa yang dimaksud miskin dalam do'a ini bukanlah kekurangan harta, melainkan miskin di sini maksudnya adalah tawadhu’ dan rendah hati.

     Imam Baihaqi mengatakan, “Menurut saya, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak bermaksud meminta keadaan miskin yang berarti kurang harta tetapi miskin yang berarti tawadhu’ dan rendah hati.”  (Dinukil dan disetujui oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Al-Talkhis Habir 3:1108)

     Imam Ibnu Atsir berakta dalam An-Nihayah fi Gharibil Hadis 2:385 mengatakan, “Maksud Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah tawadhu’ (rendah hati) dan agar tidak termasuk orang-orang yang sombong dan angkuh.”

     Berikut diceritakan kisah dari riwayatnya:

     ❇ Aisyah mendengar Rasulullah berdoa : "Ya Allah, jadikanlah gaya hidupku seperti gaya hidup orang miskin, cabutlah nyawaku dalam keadaan miskin, lalu kumpulkanlah aku pada Hari Kiamat bersama kelompok orang miskin".

     Mendengar doa itu Aisyah protes : "Mengapa engkau berdoa seperti itu wahai Rasulullah ?", Beliau menjawab :

     "Orang-orang miskin akan masuk Surga 40 tahun lebih awal dari pada orang-orang kaya, wahai Aisyah jangan pernah menolak orang-orang miskin meski engkau hanya bisa memberi separuh biji kurma, cintailah orang miskin dan dekatkanlah mereka kepadamu agar Allah juga mendekatkanmu kepadaNYA pada Hari kiamat nanti".
[HR.Tirmidzi, Baihaqi dan Mundziri]      
                                         
     ❇ Astaghfirullahal 'adzim betapa mulianya beliau Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dan betapa bodohnya kita yang mengaku ummatnya yang selalu ingin hidup kaya raya dan bergelimang harta benda...

     ❇ Wallahu a'lam bish shawab ❇

     Barakallaahu fiikum

 

Bersiap Menanti Ramadhan Tiba

Sumber:  T.LENA k.Salim Jkt:

     HARI HARI JELANG RAMADHAN

Ramadhan segera datang.

Mari kita persiapkan diri sebaik-baiknya dengan niat, do'a dan ilmu agar berbagai keutamaan Ramadhan yang Allah turunkan bisa kita raih..

Didik diri dan biasakan takwa dari sekarang.

Kalau sekarang gak biasa baca Alquran, maka Ramadhan akan sulit baca Alquran. Mulai dari sekarang perbaiki ibadah. Kebiasaan baik juga harus berlanjut terus setelah Ramadhan.

Waspada dari memutus silaturahim.

Sebelum Ramadhan segera Sambung Silaturahim dengan orang yang pernah kita ada masalah dengannya. Karena kalau tidak akan mencukur pahala kita.

     ❇ Bersihkan hati kita.

     Jangan sampai saat masuk Ramadhan hati kita masih diisi dengki, sombong, hasad, su'udzon dan lain lain. Untuk menghilangkan dengki banyak mendo'akan orang yang kita dengki kepadanya.

     Kurangi menghabiskan waktu untuk hal yang tak bermanfaat.

     Perbanyak baca Al-Qur'an, datang ke majelis ilmu dan lain lain. Harus punya Target di Ramadhan. Kalau ada target kita bisa mengatur waktu kita.

     Segera lunasi hutang puasa Ramadhan yang belum dibayar. Ini hukumnya wajib.

     Aktivitas baca Al-Qur'an harus ditingkatkan.  
     Karena Ramadhan itu bulannya Al-Qur'an. Rasulullah setiap malam Tadarus Al-Qur'an dengan malaikat Jibril. Pelajari juga Alquran.

     Ramadhan sangat dianjurkan shalat tarawih karena pahalanya besar.

     Jangan sampai lewatkan Shalat Tarawiharawih. Perbanyak Shalat malam juga.

     Dari sekarang perbanyak do'a dan hapalkan do'a yang diajarkan Rasulullah.

     Bulan Ramadhan waktu yang Mustajab do'a, jadi perbanyak do'a.

     Dari sekarang biasakan agak lama duduk di masjid.

     Untuk mempersiapkan diri menuju I'tikaf. Saat I'tikaf perbanyak ibadah, dzikir, dan do'a.

     Perbanyak puasa sunah di bulan Syaban sebagai latihan.

    Siapkan uang untuk memberi makan orang miskin dan bersedekah.

     Rasulullah adalah orang yang sangat dermawan, dan makin Dermawan saat Ramadhan. Sedekah di waktu mulia pahalanya akan dilipatgandakan. Berlomba-lomba untuk memberi orang lain makanan berbuka puasa.

     Jika ada niat umroh di bulan Ramadhan, persiapkan dari sekarang. Rasulullah bersabda,

     "umroh di bulan Ramadhan pahalanya sama dengan berhaji denganku."

     Kurangi makan saat bulan Syaban, jangan makan sampai kenyang. Jika terlalu kenyang maka badan jadi berat, kuat syahwatnya dan lemah ibadahnya.

     Jangan biasakan begadang untuk hal yang tidak bermanfaat.

     Dari bulan Syaban kurangi tidur malam.

     Agar bisa bangun Shalat Tahajud dan Ibadah Malam. Karena saat Ramadhan para sahabat kurang tidur dan 10 hari terakhir mereka tidak tidur untuk I'tikaf. Jemput malam Lailatul Qadar.

     Biasakan ibadah yang kita belum biasa. Coba kita saat di jalan dari rumah ke tempat kerja/usaha berdzikir di motor, mobil dan lain lain "Apabila orang naik kendaraannya, setan menyuruh orang tersebut bernyanyi." Maka lawan godaan setan dengan berdzikir saat di kendaraan.

     Mulai sekarang disiplin dalam waktu.

     Jika ada target maka harus disiplin waktu.

     ❇ Segera menyelesaikan pekerjaan

     Yang boleh jadi (jika tidak segera diselesaikan) dapat mengganggu kesibukan ibadah seorang muslim di bulan Ramadhan.

     Jangan biasakan sering pergi ke pasar/mall saat Ramadhan.

     Karena Pasar itu tempatnya setan. Di Arab Saudi 10 hari terakhir masjid penuh, sementara di Indonesia masjid kosong tapi pasar/mall penuh. Ini musibah.

Wallahu a'lam bish shawab

Selasa, 09 Mei 2017

●Pesan Ayah●

☀ Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua   anaknya: “Anakku, dua pesan penting yang ingin ayah sampaikan kepadamu untuk           keberhasilan hidupmu. Pertama: Jangan pernah menagih piutang kepada                               siapapun. Kedua: Jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung”

☀ 5 tahun berlalu, sang ibu menengok anak Sulungnya dengan kondisi bisnisnya yang           sangat memprihatinkan. Ibu pun bertanya, “Wahai anak Sulungku kenapa kondisi                 bisnismu demikian?”

     ❇Si Sulung menjawab: “Saya mengikuti pesan ayah, bu. Saya dilarang menagih piutang   kepada siapapun sehingga banyak piutang yang tidak dibayar dan lama-lama habislah           modal saya. Pesan yang kedua, ayah melarang saya terkena sinar matahari secara                     langsung dan saya hanya punya sepeda motor.  Itulah sebabnya pergi dan pulang                     kantor saya selalu naik taksi”

☀  Kemudian sang ibu pergi ke tempat Si Bungsu yang keadaannya berbeda jauh. Si             bungsu sukses menjalankan bisnisnya. Sang ibu pun bertanya, “Wahai anak Bungsuku,         hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”

     ❇Si bungsu menjawab: “Ini karena saya mengikuti pesan ayah, bu. Pesan yang                    pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak                pernah memberikan hutang kepada siapapun sehingga modal saya tetap utuh”

     ❇“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dengan         motor yg saya punya saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang                       setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih                         pagi dan tutup lebih sore”.

Perhatikan... Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA, namun masing² memiliki Penafsiran dan Sudut Pandang atau MINDSET berbeda.

    Mereka MELAKUKAN cara yang berbeda sehingga mendapatkan HASIL yang berbeda     pula.

    Hati-hatilah dengan Mindset kita..

    Mindset (Sudut pandang) Positif memberi hasil menakjubkan, sebaliknya mindset (sudut pandang) Negatif memberikan hasil menghancurkan.

❇The choice is yours! (Pilihan ada ditanganmu!)

Ayo Berbagi Walau Satu Ayat



Senin, 24 April 2017

Isro dan Mi'raj


"Subhaanal  ladzii asraa bi'abdihii lailam minal masjidil haraamii  ilal masjidil aqshal ladzii baaraknaa haulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas samii'ul bashiir"

     📖"Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya. Agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (Kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Melihat"

     📖[QS. Al-Israa' (17) : 1]

Jumat, 21 April 2017

Wanita Beriman jadi Apapun Dia akan HEBAT

Wanita Hebat bukan karna Cantik
Wanita Cantik juga berhak hebat...

Wanita Hebat bukan karna Kaya
Wanita Kaya juga berhak hebat...

Wanita Hebat bukan karna Pintar
Wanita Pintar juga berhak hebat...

Wanita Hebat Adalah :
Wanita yg mampu terus berdiri menyelesaikan masalahnya

Tidak semua masalah diselesaikan dengan berdiri, Ada masalah yang diselaikan dengan duduk, rebahan dan tiduran (tahu kan maksudnya? )

Wanita yg mampu melukis kekuatan melalui proses kehidupan... bahkan melukis dengan kelembutan adalah kodratinya

Bersabar disaat tertekan

Tersenyum disaat hati menangis

Diam saat terhina......(Wah berat yang ini...)

Mempesona karna slalu Memaafkan


«» Semoga para kaum wanita bisa Menjadi Wanita Hebat «»

Semoga Menjadi Wanita Beriman, karena Wanita Beriman jadi Apapun dia akan HEBAT.... hehhee....

Selamat dan spirit untuk KARTINI, Aisyah, Hadijah, Aisha, Fatimah Az Zahra masa kini, yang tidak harus Hebat, tapi Wajib Beriman

Jumat, 07 April 2017

Hidup Itu ....

Hidup itu sebuah proses perjalanan panjaaannnnng...

Berliku, berkelok, turun juga naik... kadang berjalan, berlari bahkan bisa berhenti..

Itu sudah Sunnatullaahnya begitu...

Ikuti aja alirannya sesuai tuntunan agama, ga usah takut salah, ga usah takut dicerca juga ga usah takut (baca : bangga atau ujub) saat dipuji atas hal yang dilakukannya!!

Hanya hambanya dan Allah yang tahu isi hati dan niat setiap hal yang seorang hamba lakukan.... 

Bismillaah... kalo seseorang takut ujub, InsyaAllah itu menunjukkan bahwa yang bersangkutan masih on the track


Sebaliknya, bila sudah merasa benar... nahh ini yang malah bisa menunjukkan bahwa yang bersangkutan sedang out of the track



Jika benar, maka kebenaran itu semata hanya dari Allah, jika salah, maka karena kekurangan hamba.

Jumat, 10 Maret 2017

Teruslah Bersedekah

                    

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan sipenerima), Seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. 

Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa "hujan" lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh "hujan" lebat,

Maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka "hujan" gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. [QS. Al-Baqarah (2) : 264-265]

Jumat, 24 Februari 2017

Mereka yang Riya' atau Kita yang Hasad?


❇  Ada orang upload fotonya pas lagi Umroh. Lalu kita bilang dalam hati, :"Ih Riya banget sih,  ibadah umroh itu bukan buat dipublish"

❇  Ada orang lagi ngaji di kendaraan umum. Lalu kita bilang dalam hati, :"Kok ngaji di tempat umum? Kenapa nggak nanti aja di rumah pas sendiri"

❇  Ada orang lagi jalan-jalan ke Eropa. Lalu kita bilang dalam hati, :"Sayang banget ya uangnya, mending buat infaq ke fakir miskin"

❇  Ada orang posting konten dan caption dakwah di sosmed. Lalu kita bilang dalam hati, :"Sok alim banget ya hidupnya"

Pernahkah kita berpikiran seperti itu sama orang lain? Astaghfirullaah.

Mereka yang Riya' atau justru Kita yang Hasad (iri/dengki)?

Padahal isi hati seseorang itu nggak ada yang tahu selain Allah.

Biarlah amal ibadah itu jadi urusan dia dengan Allah. Kalo kata Ust. Khalid Basalamah, "Kita jangan masuk wilayahnya orang lain"

Bahkan seorang Malaikat pencatat amal kebaikan saja tidak bisa mengetahui niat dalam hati seseorang itu. Mau ikhlas atau belum, tetaplah dicatat sebagai amal kebaikan.

Hanya Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang bisa mengetahui isi hati seseorang. Semua amalan akan terbongkar ikhlas atau tidaknya nanti di akhirat.

»  Usamah bin Zaid seorang Sahabat pernah ikut dalam peperangan. Ketika Usamah duel 1 lawan 1   dengan orang kafir, orang kafir itu mengucapkan 2 kalimat syahadat (masuk islam). Sayangnya,   Usamah tidak menghiraukan hal itu dan langsung membunuh orang yang sudah masuk islam itu (*haram hukumnya membunuh seorang muslim, dosa besar).

Mengetahui hal itu, Rasulullah ﷺ pun marah dengan Usamah. Usamah berdalih jika ia masuk islam karena keadaan sudah terdesak dan tidak ikhlas. Rasulullah ﷺ pun berkata hingga 3 kali kepada Usamah, "Apakah kau sudah belah hati nya untuk mengetahui apakah dia benar-benar ikhlas masuk islam atau tidak?"

❇  Kita nggak bisa mengubah kebiasaan orang lain yang suka selfie di Eropa dan lain sebagainya. Tapi kita bisa mengubah point of view dari sudut kita. Daripada Hasad, lebih baik berprasangka       baik dengan seseorang, apalagi dengan sesama muslim. Betull?"

Wallahu a'lam bish-shawab

Jumat, 06 Januari 2017

Hujan adalah Berkah dari Langit


☀ Dan Dialah yang menurunkan air "hujan" dari langit

    lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan,

    maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau,

    Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak

    dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur,

    dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah     buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya.

   Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang \ beriman.☀

  ☀   [QS. Al-An'aam (6) :99 ]  ☀


Jumat, 23 Desember 2016

Kita adalah Apa yang Kita Pikirkan dan Lakukan…

Kita adalah Apa yang Kita Pikirkan dan Lakukan…

"Undzur maa qaala, wa laa tandzur man qaala"

Merupakan perkataan dari Ali bin Abi Thalib K.W yang memiliki pesan bahwa, :

“perhatikan apa yang dikatakan dan bukan memperhatikan siapa yang mengatakan”.

Pernyataan tersebut tentu saja dalam konteks rentang waktu sepeninggal Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallaam, yang siapapun orangnya memiliki peluang mengatakan yang salah, sehingga yang harus diperhatikan adalah isi perkataan seseorang tersebut, apakah sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah atau tidak.

Jumat, 18 November 2016

Tiga Doa dalam Sujud

Syeikh Abdul Aziz Bin Baaz -semoga Allah merahmatinya- berkata :

Merupakan 3 do'a yang janganlah kau lupakan dalam sujud, :

     ✳  1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah 

١. اللهم إني أسألك حسن الخاتمة 
Allahumma inni as'aluka Husnul Khatimah
Artinya : "Ya Allah aku meminta kepada-MU Husnul Khatimah"

     ✳  2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat, :

٢. اللهم ارزقني توبتا نصوحا قبل الموت
Allahummarzuqnii taubatan nashuhaa qoblal maut

Artinya: "Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat".

    ✳   3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya.

٣. اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbii 'ala diinik

Artinya: "Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU".

Ayoo berbagi walau satu ayat, jika kau sebarkan perkataan ini, dan kau berniat baik dengan-Nya, maka semoga menjadikan mudah urusan urusanmu di dunia dan akhirat, Aamiin

Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke Surga Allah.

Dan berkata Syeikh Khalid : ulangilah...

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الذي لا إله الا هو الحيى القيوم و وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ، عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Astagh-firullahulladzi laa ilaaha illa huwal khayyul qoyyumu wa atuubu ilaih ، ‘adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata ‘arsyih, wa midaada kalimaatih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang mana tiadalah sesembahan dialah yang maha hidup dan abadi dan aku bertobat kepada-Nya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.”

Maka dengan izin Allah kau akan lihat kejaiban dari diredakanya kekhawatiranmu dan dimudahkanya urusanmu,

Janganlah kau sembunyikan keutamaan (dzikir)  kirimkanlah kepada orang-orang yang kau sayangi...

Setiap nafas pada menit kehidupan kita, tidaklah akan kembali...Maka Jadikanlah dirimu merasakan manisnya  beristighfar...

Yaa Allah Jadikanlah nasehatku ini shadaqah jariyah bagiku dan kedua orang tuaku dan untuk seluruh umat muslimin. Aamiin.

Sumber: Madinah Munawwarah , Selasa, 1 Dzulhijjah 1436 H / 15 September 2015 M.

Jumat, 21 Oktober 2016

Berhenti Mengeluh


Assalaamu'alaikum...

Kehidupan yang saat ini kita keluhkan, Sesungguhnya merupakan impian bagi beberapa orang.. . Lalu mengapa kita jadi gemar mengeluhkannya..⁉

Perbanyak perbuatan yang bermanfaat dalam kehidupan yang kita jalani sekarang.. Dan jangan melemah...

     ❇ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ
"Ihrish 'alaa ma yanfa'uka wasta'in billaahi wa laa ta'jidz"

"Bersemangatlah dalam perkara yang bermanfaat bagimu...
Mintalah pertolongan Allah dan jangan engkau melemah (Jangan pernah menyerah)..” (HR. Muslim: 47)

Ujian hidup tidak pernah menjadi semakin mudah, hanya kita saja yang kerap semakin melemah...


     Sesudah Shalat jamaah (lelaki) di Masjid lanjut do'akan ortu dan keluarga, do'akan sesama muslim.

Jumat, 19 Agustus 2016

Mengenal Neraka Saqar

QS. Al-Muddatstsir (74).


27. "Wa maa adraaka maa Saqar"
"Tahukah kamu apakah (Neraka) Saqar itu?"

28. "Laa tubqii wa laa tadzaru"
"Ia (Saqar) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan ◎1"

29. "Lawwaahatul lil basyar"
"Yang menghanguskan kulit manusia"

42. "Maa salakakum fii Saqar"
"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (Neraka) Saqar"

43. "Qaaluu lam naku minal mushalliin"
"Mereka menjawab, 'Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan Shalat,"

44. "Wa lam naku nuth'imul miskiin"
"Dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin...,"

Keterangan :
Apa yang dilemparkan kedalam neraka itu di azabnya sampai binasa, kemudian dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali!!

Na'udzubillaahi min dzaalik!!

Semoga kita termasuk golongan yang terhindar dari neraka Saqar. Aamiin.

Jumat, 22 Juli 2016

❤ 4 Golongan Lelaki ❤

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu.

1. Ayahnya
Jika seseorang yang bergelar ayah tidak memperdulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan Agama seperti shalat, mengaji, dan sebagainya. Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup auratnya, sebagaimana firman Allah, :

     "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin, : *"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". [ QS. Al-Ahzab(33) : 59 ].

Tidak cukup kalau hanya dengan memberi kemewahan duniawi saja. Apabila seorang Ayah lalai, maka dia akan ditarik ke neraka oleh Anaknya.
   
Duhai lelaki yang bergelar 'Ayah', bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau sudah mengajarkan shalat dan shaum (puasa) kepadanya? menutup auratnya? memberi bekal pengetahuan agama padanya. Jika tidak terpenuhi, maka bersiap-siaplah untuk menjadi bagian dari 'Penghuni Neraka', oleh sebab ditarik putrinya sendiri.
   
2. Suaminya
Apabila suami tidak memperdulikan tindak tanduk istrinya. Bergaul bebas, membiarkan istri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya.

Jika suami membiarkan istri yang seperti itu, walaupun suami tersebut adalah suami yang 'alim', shalatnya tidak pernah bolong, shaumnya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh istrinya bersama-sama ke dalam Neraka.
   
Duhai lelaki yang bergelar 'Suami', bagaimana keadaan istri tercinta sekarang? Dimanakah dia? bagaimanakah akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan agama Islam, maka terimalah keniscayaan bahwa kau akan sehidup  semati bersama-sama masuk ke dalam Neraka.

3. Saudara Lelakinya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada saudara lelakinya (kakak atau paman). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau keponakannya dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak.
   
Duhai kelaki yang mempunyai saudara perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupaka amanah yang lain. Karena kau juga akan bertanggungjawab kelak di Akhirat.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak laki-laki tidak menasihati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam.

Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, tidak taat kepada suami, memfitnah, menggunjing, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggung-jawaban di Akhirat kelak. Dan bersama-sama menemani Ibunya di Neraka.
   
Duhai anak lelaki, sayangilah Ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Karena Ibu adalah insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman Neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalam Neraka.

    ❇ Betapa hebatnya tarikan Wanita.  Bukan saja di dunia, tetapi juga di Akhirat yang tak kalah hebat tarikannya.

     Maka, kaum lelaki yang bergelar 'Ayah', 'Suami', 'Saudara' atau 'Anak' harus melaksanakan kewajiban dan perintah Agama Islam dengan benar, bukan hanya untuk dirinya melainkan juga untuk seluruh keluarganya.

Wallahu A'lam Bish-shawab. . .

Perhatikan Firman Allah dalam Al-Qur'an,
    "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan". [ QS. At-Tahrim(66) : 6 ].

"Allahumma shalli 'alaa sayyidina Muhammad, Wa aalihi washahbihi wa sallim"

Jumat, 17 Juni 2016

Orang Hebat


     Orang yang meninggalkan dunia    
     sebelum ia meninggal dunia.

     Dia bersedekah sampai kaya,
     bukan kaya baru bersedekah.

     Dia berdakwah sampai alim,
     bukan sudah alim baru berdakwah.

     Dia datang ke masjid sampai  tua,
     bukan tua baru ke masjid.

     Dia beramal sampai ikhlas,
     bukan ikhlas baru beramal.

     SELAMAT MENCOBA
     SEBELUM AJAL TIBA



Jumat, 27 Mei 2016

Alhamdulillaah


Don't Forget To Say
       "ALHAMDULILLAAH"

     "Fadzkuruunii adzkurkum wasykuruu lii wa laa takfuruun(i)"

     "Maka ingatlah kepada-Ku, Akupun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku." [QS. Al-Baqarah (2) : 152]

     Setiap manusia sudah seharusnya Selalu Bersyukur kepada Allah atas setiap Hembusan Nafasnya, Limpahan Rahmat, Ampunan dan Karunia-Nya, Setiap Kejadian, Bahkan Pada Setiap Musibah Yang Menemuinya....

     Hidup itu indah bagi mereka yang pandai bersyukur

     ❇ Sudahkah anda Bersyukur..."Alhamdulillaah" ❇


Jumat, 29 April 2016

Renungan Bersama

Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai ...
LAUT INI MALING ...

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI BAIK HATI ...

Seorang anak tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai ...
LAUT INI PEMBUNUH ...

Seorang berperahu dan di hantam badai, lalu menulis dipantai ...
LAUT INI PENUH MARABAHAYA

Tak lama datanglah Seorang lelaki yang menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI PENUH BERKAH ...

Sementara seisi lautan tak pernah mengeluh. Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus Semua tulisan di pantai itu tanpa sisa.

❇  MAKA,.......
     JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA  
     DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik. Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.

Tak usah repot repot mau menjelaskan tentang diri mu kepada siapa pun, Karena yang menyukai mu tidak butuh itu, Dan yang membenci mu tidak percaya itu.

 ☀ Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi Siapa yang mau berbuat baik dan benar

Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan, ... Namun Hapuslah kesalahan demi lanjutnya Persaudaraan..

Jika datang kepadamu gangguan,... Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik.

Kurangi mengeluh teruslah berdo'a dan berikhtiar. Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti kita.

     Tugas kita adalah berbuat yang baik & benar Bukan menghakimi

     Memaafkan adalah memaafkan tanpa tapi,...

     Menghargai adalah menghargai tanpa tapi,....

     Jangan pakai hukum sebab akibat untuk membenarkan amarahmu....

     Karena jika kita baik, amarah tak tumbuh subur.

                 


Jumat, 18 Maret 2016

Kisah-kisah Inspiratif tentang, Ana Madiinatul 'Ilmu Wa Aliyyun Baabuha

Suatu ketika, Khalifah Umar bin Khattab ra sedang duduk dengan para sahabat diantaranya ada Imam Ali bin Abi Thalib.

Tiba tiba seorang laki-laki yang tak dikenal datang kepada beliau, parasnya enak dipandang, bersih dan berwibawa. Sambil duduk ia tak henti-hentinya bertasbih dan berdoa.

Melihat tindak tanduk orang tadi Khalifah Umar menjadi penasaran untuk menyapanya, : “Apa kabarmu di pagi hari ini?”.

Orang itupun menjawab, : “Alhamdulillah pagi ini aku menyukai fitnah, membenci kebenaran (hak), shalat tanpa wudhu' dan saya memiliki di dunia apa yang tidak dimiliki Allah di langit”

Wajah khalifah Umar berobah mendengar uraian tamu tadi. Beliau marah bukan kepalang, lalu bangun dari tempat duduknya dan segera memegangnya dengan keras. Imam Ali yang berada di majlis itu tersenyum melihat kelakuan khalifah Umar ra. Beliau pun berkata kepadanya, :

“Ya Amirul Muminin sabar dulu, apa yang telah dikatakan orang ini sesungguhnya benar”.

Medengar uraian Imam Ali beliau pun merasa tidak enak karena telah meperlakukan tamu tadi secara kasar. Lalu beliau memandang wajah Imam Ali seraya berkata dengan suara yang agak lunak, :
“Dapatkan kau terangkan kepadaku kebenarnya?”

Imam Ali ra bangun dari tempat dukuknya, lalu berkata, :

“Pertama, ia menyukai fitnah berarti ia menyukai harta benda dan anak, bukankah Allah berfirman dalam ayat Nya surat al Anfal ayat 28 “Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak anakmu itu hanyalah fitnah?”.

Kedua, ia membenci kebenaran atau hak. artinya ia membeci kematian. Allah berfirman dalam surat qaf 19 “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar benarnya (hak). Itulah yang kamu selalu lari daripadanya”.

Ketiga, ia Shalat tanpa wudhu, yaitu Shalat kepada Rasulallah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, Orang yang bershalawat kepada Rasulallah tidak wajib harus berwudhu.

Adapun yang keempat, ia memiliki di dunia apa yang tidak dimiliki Allah di langit. Maksudnya ia memiliki di dunia anak dan istri yang tidak dimiliki Allah karena Allah adalah Maha Esa, tidak beristri, tidak beranak, dan tidak diperanakan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

Khalifah Umar ra menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar uraian Imam Ali KW. Lalu berkata, :
“Seburuk buruknya majlis adalah majlis yang tidak ada abu Al-Hasan (Imam Ali KW.)

Dari dua kisah di atas jelas sekali kita bisa mengambi suatu bukti bahwa Imam Ali KW. memiliki gudang ilmu yang tidak dimiliki para sahabat lainya.

“Aku kota ilmu dan Ali pintunya”. Itulah sabda Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang dicetuskan beliau kepada para sahabat. Alasanya, ketika beliau menerima wahyu, Sayyidina Ali KW. adalah lelaki pertama yang mempercayai wahyu tesebut setelah istri beliau, Khadijah ra.

Pada waktu itu Ali KW. masih berusia sekitar 10 tahun. Pada usia remaja setelah wahyu turun, Imam Ali KW. banyak belajar langsung dari Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam karena sebagai misanan dan sekali gus merangkap sebagai anak asuh, beliau selalu mendapat kesempatan dekat dengan Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Hal ini berlanjut sampai belau menjadi menantu Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Jadi banyak pelajaran pelajaran tertentu  yang diajarkan Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada beliau yang tidak diajari kepada sahabat sahabat yang lain.

     ☀ Didikan langsung dari Rasulallah Shallallahu 'Alaihi Sallam kepada imam Ali KW. dalam semua ilmu agama baik secara zhahir (syariah) atau secara bathin (tasawuf), banyak menggembleng beliau menjadi seorang pemuda yang sangat cerdas, berani dan bijak. Salah satu dari kecerdasan, keberanian dan kebijaksanaan beliau kita bisa lihat dari kisah kisah di atas tadi.

Wallahu a'lam bish-shawab

Jumat, 29 Januari 2016

Kisah-kisah Inspiratif tentang, Ana Madiinatul 'Ilmu Wa Aliyyun Baabuha

Mari kita bersama sama membuka dua bingkisan kado yang datang dari dua sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib KW. dan Umar bin Khattab RA., mari kita menyimak dua kisah mereka yang cukup menarik,

Teriakan seorang wanita muda terdengar dari jauh. Tanganya dipegang secara kasar oleh suaminya. Hidungnya berdarah dan mukanya babak belur karena dipukuli. Ia didorong maju secara kuat kehadapan khalifah Umar bin Khattab ra. Ia tersangka telah berbuat zina.

Suaminya marah bukan kepalang. Sambil dilempar dihadapan khalifah Umar, laki laki itu berkata, :
“Ya Amirul Muminin, perempuan ini telah berzina”.

Khalifah Umar pun bertanya, :
“Apa sebenarnya yang telah terjadi terhadap istrimu ini?”.

Dengan sewot ia menjawab, :
“Ya Amirul Muminin, rajamlah wanita ini. Sesungguhnya ia telah berzina. Aku baru saja kawin 6 bulan, masa sekarang sudah punya anak?”.

Setelah perkara itu diselidiki secara seksama, teliti dan semua persyaratan hukum telah dipenuhi, beliau pun dengan tegas memutuskan bahwa hukum rajam bagi wanita tadi harus segera dilaksanakan.

Pada saat itu kebetulan Imam Ali bin Abi Thalib Kw. sedang duduk di samping Khalifah Umar ra. Beliau melihat semua yang terjadi terhadap diri wanita itu. beliau pun telah mendengar keputusan yang telah diputuskan khalifah Umar untuk merajamnya.

Adapun menurut beliau wanita itu tidak sewajarnya untuk dirajam karena ia tidak bersalah.
Maka dengan penuh keberanian, Sayyidina Ali Kw. berkata kepada Khalifah Umar ra, :
“Tunggu dulu ya Amirul Mu’minin, jangan terburu buru memutuskan suatu hukum sebelum mempunyai dalil yang kuat. Sesungguhnya wanita itu tidak bersalah dan tidak berzina”.

Mendengar ungkapan Imam Ali bin Abi Thalib Kw., beliau merasa bersalah terburu buru memutuskan hukuman tanpa bermusyawarat terlebih dahulu kepada para sahabat. Lalu beliau berkata, :
“Ya Aba al-Hasan, bagaimana kamu tahu hukumnya bahwa wanita itu tidak berzina?”.

Dengan lantang Imam Ali pun menjelaskan, :
“Bukankah Allah berfirman dalam surat Al-Ahqaf ayat 15 yang berbunyi, :
“Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan”, sedangkan di surat lainya yaitu surat Luqman ayat 14 Allah berfirman: “Dan menyapihnya dalam dua tahun”.

Umar bin Khattab ra pun membenarkan penjelasan Imam Ali. Kemudian beliau melanjutkan penjelasanya, :
“Jika masa kandungan dan penyapihan 30 bulan dikurangi masa penyapihan 24 bulan, maka wanita bisa melahirkan anak dalam waktu 6 bulan”.

Mendengar uraian Imam Ali tadi, khalifah Umar menganggukan kepalanya tanda salut atas keputusan beliau. Lalu berkata, :
“Tanpa Ali, Umar bisa binasa”

wallahu a'lam bish-shawab

Jumat, 04 Desember 2015



✳Bismillah... Ciumlah Tangan Ibumu,
Karena tangan itulah yang selalu menengadah pada Rabbnya memintakan kebaikan untukmu

✳Bismillah, Ciumlah keningnya,
Karena keningnyalah yang paling dekat dengan Rabb nya ketika bersujud mengeluh akan masa depanmu dikemudian hari, yang seiring dengan waktu mulai mengkerut

✳Jangan sampai air matanya menetes karena sakit hati olehmu,
Sedangkan air mata itulah yang selalu mengadu pada Rabbnya untuk segala kesuksesanmu.

✳Begitupun Ayah, Mungkin ia jarang diperlakukan seperti ibu
Ia lebih suka melihatmu bersikap lembut terhadap ibu, Ia akan tenang, karena suatu hari akan ada yang menjaga ibumu kelak saat ia sudah tiada

✳Jangan terlalu sibuk dengan aktifitasmu
Sehingga melupakan orang tua, Ingatlah, semakin hari mereka semakin menua Dan waktumu semakin sedikit Untuk berbakti pada mereka tentunya

✳Sebelum pergi beraktifitas, Kemanapun
Ciumlah tangan mereka

Semoga keberkahan Allah senantiasa tercurah padamu

Jumat, 13 November 2015

Doa Setelah Membaca Al Qur'an



Semoga Allah  Subhanahu Wa Ta'ala memeberi kita kekuatan dan kemudahan untuk istiqomah membaca Al Qur'an serta mentadabburkannya. Aamiin.





Jumat, 09 Oktober 2015

Bingkai Akhlaq yang Mulia

Rasulullah SAW bersabda :

ﻋَﻦِ ﺍﺑْﻦِ ﻣَﺴْﻌُﻮﺩٍ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ،ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻻَ ﺃُﺧْﺒِﺮُﻛُﻢْ ﺑِﻤَﻦْ ﺗُﺤَﺮَّﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﺑَﻠَﻰ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻫَﻴِّﻦٍ، ﻟَﻴِّﻦٍ، ﻗَﺮِﻳﺐٍ، ﺳَﻬْﻞٍ

"Maukah kalian aku tunjukkan orang yang Haram baginya tersentuh api neraka?"

Para sahabat berkata, "Mau, wahai Rasulallah!"

Beliau menjawab, :
"( yang Haram tersentuh api neraka adalah) orang yang Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl." (H.R. At-Tirmidzi dan Ibnu Hiban).

     ❇1. Hayyin

Orang yang memiliki ketenangan dan keteduhan lahir maupun batin. Tidak labil dan gampang marah, penuh pertimbangan. Tidak mudah memaki, melaknat serta teduh jiwanya...

     ❇2. Layyin

Orang yang lembut dan santun, baik dalam bertutur-kata atau bersikap. Tidak kasar, tidak semaunya sendiri . Tidak suka memarahi orang yang berbeda pendapat dengannya. Tidak suka melakukan pemaksaan pendapat. Lemah lembut dan selalu menginginkan kebaikan untuk sesama manusia

     ❇3. Qarib

Akrab, ramah diajak bicara, menyenangkan bagi orang yang diajak bicara. Dan murah senyum jika bertemu.

     ❇4. Sahl

Orang yang tidak mempersulit sesuatu. Selalu ada solusi bagi setiap permasalahan.
Tidak suka berbelit-belit, tidak menyusahkan dan tidak membuat orang lain lari serta menghindar.

Inilah bingkai akhlaq yang mulia...

     ☀Semoga bermanfaat... Selamat beraktifitas semoga setiap langkahnya adalah ibadah semata mata karena Allah

Jumat, 18 September 2015

"Peristiwa Bersejarah di Bulan Ramadhan"

Ada banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Ramadhan. Dalam bulan ini ada beberapa peristiwa penting yang memberikan efek besar terhadap kehidupan umat manusia, khususnya umat Islam di muka bumi

1. "Bulan Diturunkannya Al-Qur'an"

Allah Subhabahu Wa Ta'ala berfirman, :

"Bulan Ramadhan adalah, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai Petunjuk bagi manusia dan Penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan Pembeda (antara yang hak dan yang bathil)..."
[QS. Al-Baqarah (2) : 185 ]

Dalam tafsir Mafatihul Ghaib, berkenaan dengan ayat diatas, Ar Razi berkata, :
"Allah telah mengistimewakan bulan Ramadhan dengan jalan menurunkan Al-Qur'an"

Oleh karena itu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengkhususkannya dengan satu ibadah yang sangat besar nilainya, yakni Puasa (Shaum). Shaum adalah satu senjata yang mengungkapkan tabir-tabir yang menghalangi kita manusia memandang nur Illahi yang Maha Kudus.

Al-Qur'an adalah suatu kitab yang tiada bandingnya, pemisah yang hak dan bathil, berlaku sepanjang masa dan menjadi pengikat seluruh umat Islam di seluruh dunia


2. Bulan diturunkannya Kitab-kitab Suci lainnya

Allah Subhanahu Wa Ta'ala menurunkan Kitab-kitab-Nya yang lain kepada para Rasul, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits, :

"Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Ramadhan, Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan dan Injil diturunkan pada 13 Ramadhan, sedangkan Al-Qur'an pada 24 Ramadhan"
[HR. Ahmad]


3. Bulan pilihan Allah bagi terjadinya perang Badar

Perang Badar adalah perang pertama yang dilakukan kaum Muslimin. Perang ini menjadi penentu kelangsungan perjuangan dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersama para sahabatnya.

Perang Badar dinamakan Allah dengan sebutan "Yaumul Furqon" (hari pembeda antara yang hak dan bathil). Sejarah mencatat dalam perang ini, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memenangkan kaum Muslimin yang hanya mempunyai Personil dan Persenjataan minim, ditambah kondisi fisik kaum Muslimin yang secara lahiriah lebih lemah karena sedang berpuasa, setelah menerima perintah yang baru beberapa saat diterimanya

     ☀ Namun hal itu, bukanlah hambatan untuk menang, karena kekuatan utama kaum Muslimin adalah kekuatan Ruhiyyah, dengan keyakinan akan Kebenaran Janji Allah Subhanahu Wa Ta'ala


"Allaahumma innaka 'afuwwun kariim(un) tuhibbul 'afwa fa'fu 'annaa"
     ☀ "Yaa Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, dan mencintai orang yang meminta ampun, maka ampunilah aku"

4. Bulan yang dipilih bagi terbukanya kota Mekkah (Fathul Makkah)

Peristiwa Fathul Makkah adalah sebuah peristiwa dimana akhirnya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabat berhasil menguasai kota Mekkah dan menghancurkan berhala-berhala disekitarnya, sehingga Ka'bah kembali Suci.

Peristiwa Fathul Makkah terjadi pada tahun 630 tepatnya tanggal 10 Ramadhan 8 H. Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah dan kemudian secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikitpun, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan di sekitar Ka'bah.

Kemenangan ini hakikatnya adalah kemenangan Aqidah, kalimah Tauhid dan bukan kemenangan individual atau balas dendam.


5. Bulan yang dipilih Allah untuk Lailatul Qadar

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an, :

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam Kemuliaan itu? Malam Kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun Malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan ijin Tuhan-nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar"
[QS. Al-Qadar (97): 1-5]


6. Bulan yang dipilih untuk Pelaksanaan Puasa dan Pemindahan Kiblat

 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, :

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa"
[QS. Al-Baqarah (2) : 183]

Bersamaan dengan turunnya ayat perintah berpuasa di bulan Ramadhan, pemindahan kiblat umat islam dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram, inipun menjadi pembeda antara yang haq dan yang bathil, dimana pada saat sebelumnya orang Yahudi merasa lebih benar karena puasa mereka dan kiblat mereka diikuti kaum Muslimin. Namun dengan perintah itu, maka berbedalah kaum Muslimin dengan kaum Yahudi.


7. Islam masuk Yaman

Nabi Muhammad mengutus Ali bin Abi Thalib dengan membawa surat beliau untuk pendufuk Yaman, Khususnya untuk suku Hamdan.

Dalam periode satu hari, semua mereka memeluk agama Islam secara aman. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada bulan Ramadhan tahun ke-10 Hijriah.


8. Penyerahan Kota Thaif

Kota Thaif pernah mencatat sejarah ketika penduduknya mengusir Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat berdakwah disana.

Setelah beliau dan umat Islam berhasil membebaskan Mekkah, kaum Bani Thaqif bersikeras tidak mau tunduk kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Nabi Muhammad dan tentara Islam maju ke Thaif dan mengepungnya dalam waktu lama. Akhirnya kaum Bani Thakif datang ke Mekkah di bulan Ramadhan tahun ke-9 H, dengan menyerahkan kota Thaif sebagai tanda menyerah.

     ✍🏻Sumber : Majalah Mustahiq, edisi 50, Juni 2015 / Sya'ban 1436 H

Jumat, 07 Agustus 2015

Malaikat Maut Kunjungi Manusia Setiap 21 Menit Sekali

     Tahukah anda bahwa kematian selalu mengintai kita. Tidak ada yang bisa lari ketika malaikat Izrail sang pencabut nyawa datang menjemput.

     Ternyata malaikat maut tidak hanya datang saat nyawa manusia akan dicabut, namun mencapai hingga  70 kali dalam sehari. Itu artinya Izrail menziarahi manusia setiap 21 menit sekali.

     Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan  kepada Abdullah Ibnu Abbas Radhiallahu anhu.

     ❇ Dalam sabdanya, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan bahwa Izrail datang dan memperhatikan wajah-wajah manusia yang sedang tertawa-tawa.

     Maka berkatalah Izrail: ”Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih bersenang-senang bergelak tawa”.

     ❇ Manusia secar fitrah memang tidak bisa melihat malaikat yang gaib ini, kecuali orang-orang shalih yang senantiasa ingat akan kematian.

     ❇ Golongan ini tidak lalai dan selalu sadar terhadap kehadiran malaikat maut, karena  mereka selalu memperhatikan hadist-hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang menjelaskan mengenai perkara-perkara yang ghaib, terutama perihal kematian dan hubungannya dengan malaikat maut.

     Malaikat Izrail diciptakan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan wajah empat satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu dipunggung dan satu lagi di telapak kakinya.

     ❇ Malaikat Izrail diberikan kemampuan luar biasa oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga dari ufuk barat hingga ufuk timur bisa dijangkaunya dengan mudah.

     ❇ Izrail memiliki 4.000 sayap dan 70.000 kaki, salah satu kakinya di langit ketujuh dan satu lagi di jembatan yang memisahkan Surga dan Neraka.

     ❇ Di dalam suatu riwayat di ceritakan bagaimana cara kerja Izrail mengetahui kapan manusia sudah tiba ajalnya :

     "Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menciptakan sebuah pohon di bawah Arsy yakni di Sidratul muntaha, dimana daunnya itu sama banyaknya dengan bilangan makhluk yang Allah ciptakan. Jika seseorang itu telah diputuskan ajalnya, maka umurnya hanya tinggal 40 hari dari hari yang diputuskan.

     ❇ Daun tersebut kemudian jatuh kepada Izrail, dengan begitu Malaikat Izrail mengetahui bahwa tugasnya mencabut nyawa orang yang tertulis pada daun tersebut.

     ❇ Para malaikat menyebutnya sebagai mayat di langit, meskipun hidup manusia tersebut masih 40 hari lagi. Setelah itu, akan jatuh dua titisan dari bawah Arsy pada daun menuliskan mayit langit ini, satu titisan berupa warna hijau dan satu lagi berupa warna putih.

     ❇ Jika titisan yang berwarna hijau,maka alamatnya celakalah dia dalam menempuh ajal, dan kalau titisan putih jatuh pada daun orang yang nama ditulis pada daun itu, maka pertanda, berbahagialah orang itu saat ajal datang menjemputnya.

     ❇ Untuk mengetahui tempat mati, maka Allah menjadikan Malaikat Arham. Apabila Allah mencipta sesuatu kelahiran, Dia perintahkan Malaikat Arham tersebut masuk ke dalam sperma yang berada dalam rahim ibu dengan debu bumi yang akan diketahui di mana ia akan mati, lalu keluarlah seorang hamba itu menuju ke mana saja di pelosok bumi ini.

     ❇ Kemudian pada saat kematian tiba, iapun akan kembali pada tempat pengembalian dari pada debu di mana di situlah ia akan menemui ajalnya."

     Sebagaima firman Allah Subhanahu wa Ta'ala :

     ❇"Katakanlah, sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu, akan keluar juga ke tempat mereka terbunuh...”[QS. Ali Imran (3) : 154]

     ❇ Subhanallah...begitu tertib tata cara kerja Allah Subhanahu wa Ta'ala yang mungkin tidak akan bisa diterima oleh nalar manusia.

     ❇ Semoga kita termasuk golongan orang yg selalu mengingat kematian dan ketika malaikat maut menjenguk kita untuk terakhir kalinya, kita berada dalam keadaan khusnul khatimah(baik di penghabisan).

     ❇Wallahu A'lam Bish-shawab

Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang shaleh dan diampuni. Aamiin.

Jumat, 24 Juli 2015

Selalu Bersyukur Kepada Allah Subhana Wa Ta'alla

Allah menciptakan kematian dan kehidupan dalam rangka menguji manusia siapakah di antara mereka yang terbaik amalnya.

     Ia memberikan cobaan kepada hamba-Nya dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, juga kepergian orang-orang yang dicintai. 

Maka kepada orang-orang yang bersabar, mereka mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat Allah.

     Dan sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjukNya.


Jumat, 05 Juni 2015

Dzikir Paling Afdhal


DZIKIR PALING AFDHAL DALAM HADITS RASULULLAH MUHAMMAD SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM

     Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Dalam urusan dzikir, beliau telah menyampaikan dzikir-dzikir terbaik yang sangat jelas muatan tauhidnya.
Bahkan dalam beberapa riwayat hadits, beliau sendiri yang menyatakan dzikir-dzikir tertentu merupakan dzikir paling utama dan afdhal.

     Di antaranya, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَفْضَلُ الذِّكْرِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَفْضَلُ الدُّ عَاءِ الْحَمْدُ للهِ

Sebaik-baik dzikir adalah (membaca) Laa ilaaha illallaah. Dan sebaik-baik do'a yaitu Alhamdulillah
[HR. al-Bukhari no.99]

     Inilah dzikir terbaik yang diucapkan seorang Muslim. Ini juga yang beliau minta kepada pamannya, Abu Thâlib untuk mengatakannya dalam sakit yang membawanya kepada kematian.

     Terdiri dari kalimat yang ringan, namun maknanya sangat agung dan kedudukannya sangat tinggi.


Jumat, 22 Mei 2015

Doa untuk Anak yang akan Ujian



بِسْــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم 

    "Allahumma akhrijni min zhulumatil wahmi, wa akrimni bi nuril fahmi. Allahummaftah 'alayna abwaba rahmatika, wansyur alayna khazaina ulumika birahmatika ya arhamar rahimin."

     “Yaa Allah Keluarkan aku dari gelapnya kebingungan dan muliakan aku dengan cahaya pemahaman. Yaa Allah, bukakan kepada kami pintu-pintu rahmat-Mu, dan curahkan kami khazanah-khazanah ilmu-Mu dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi."  Aamiin.

    Yaa Allah kami bermohon keluarkanlah putra/i kami dari gelapnya kebingungan dan muliakan ia dengan cahaya pemahaman.

  Rabbana taqabbal minna innaka antas samiul'alim... watub alayna innaka antattawaburrahim. 

      Walhamdulillahi Rabbil 'Aalamin.

آمِّينَ  آمِّينَ آمــــــــــــــــــين يا رب العالمين

     ✳  Aamiin aamiin aamiin yaa Robbal 'aalamiin ✳

     Yaa Fatah Yaa Alim 
     Yaa Rahman Yaa Rahim....

❇          ❇



Jumat, 01 Mei 2015

Dunia atau Akhirat?

Nasehat di waktu senggang INGIN DUNIA atau AKHIRAT...tinggal kemauan kita.

     1. Tidak semua orang yang ingin kaya itu pasti kaya. Kalaupun sukses jadi orang kaya, itu hanya sukses di dunia saja yang dinikmati sebentar.

     2. Barang siapa yang menghendaki dunia/kekayaan, maka ALLAH akan memberi sesuai yang dikehendaki-Nya

     3. Dunia itu mencarinya payah, sudah dapat pun masih payah, nikmatnya sebentar, mati pun masih harus dipertanggung jawabkan

     4. Rizqi itu lebih tau dimana alamat kita daripada kita sendiri. Kalau rizqi itu sudah menjadi bagian kita, dimanapun kita berada rizqi itu pasti datang

     5. Urusan dunia itu sesuatu yang tidak bisa kita banggakan ketika sukses dan tidak perlu disesali ketika gagal

     6. Dunia itu sangat kecil, gak pantas kalau sampai dijadikan alasan untuk bangga apalagi stress

     7. Nabi pernah menggambarkan, ada cempe kecil cacat dan sudah jadi bangkai kemudian ditawarkan pada sahabat seharga 1 dirham. Sahabat menjawab: hai Nabi, jangankan membeli 1 dirham, diberi cuma² saja kami tidak mau. Nabi: ketahuilah sesungguhnya dunia lebih hina daripada ini. Kalau tau dunia seperti itu, hanya orang² bodoh saja yang bangga karena harta banyak dan susah karena miskin

     8. Jadikan surga ambisimu dan satu²-nya cita²-mu, yang lainnya boleh asalkan tidak sampai menghilangkan surga.

     9. Nabi: semua umatku pasti masuk surga, kecuali yang tidak mau. Berarti semua yang mau itu bisa masuk surga, tapi kemauannya harus sungguh²

     10. Dunia itu kalau didapatkan alhamdulillah, kalaupun ternyata tidak didapat gak masalah, karena bukan itu tujuan utama kita. Tujuan utama kita adalah Perjumpaan dengan Allah

     11. Hal yang paling membuat seseorang bahagia adalah pandai bersyukur.

     "Semoga bermanfaat dan mohon maaf"


Jumat, 17 April 2015

Meraih Kenyamanan

Kenyamanan hidup  adalah sesuatu yang berusaha diraih setiap insan.

Bagaimana  tanda-tanda bahwa sesungguhnya seorang insan telah meraih kenyamanan?



Dapatkah berikut ini menjadi rujukan dalam meraih kenyamanan hidup?


Minggu, 11 Mei 2014

Ayo Berbagi Walau Satu Ayat

Mari Memberi Pendidikan Moral Kepada Anak


Bagi kaum muslim yang kehidupannya berpedoman pada Kitab Suci Al Qur’an, sesungguhnya Kitab Suci Al Qur’an telah mengisyaratkan bahwa memberikan pendidikan moral (aqidah dan akhlak) kepada anak semenjak usia dini merupakan perkara sangat penting. Pendidik, baik guru maupun orangtua  hendaknya mengetahui betapa besar tanggung-jawab mereka di hadapan Allah ‘azza wa jalla terhadap pendidikan moral anak-anaknya. “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. (QS. At-Tahrim: 6). 

Hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Setiap di antara kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban”. 

Maha Suci dan Maha Besar Allah karena menjadikan masa usia dini sebagai masa terbaik bagi proses pertumbuhan dan perkembangan seorang manusia. Dokter spesialis anak Hartono Gunardi (dalam Kartika, 2014) mengatakan “Hingga usia tiga tahun, pertumbuhan otak anak sudah mencapai 80% dari otak dewasa”. Perkembangan intelektual anak usia 4 tahun telah mencapai 50%, pada usia 8 tahun mencapai 80% dan pada saat mencapai usia 18 tahun perkembangannya telah mencapai 100% (Direktorat PAUD, 2004: 3). 50% kemampuan belajar dikembangkan dalam empat tahun pertama kehidupan, 30% lagi sampai usia 8 tahun, dan 20% sisanya pada usia 18 tahun (Tiga Raksa Satria, 2007: 3).
  
Apakah yang dimaksud pendidikan moral?
Menurut Ketetapan dalam Kitab Suci Islam Al Qur’an:
 
“Hai anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kedzaliman yang besar" (QS. Lukman : 13)
 Menurut ajaran agama islam, ada 3 (tiga) hal penting yang harus diberikan pada     anak usia dini :
1. Pendidikan Akidah. Islam memposisikan akidah sebagai hal yang sangat mendasar, yakni sebagai rukun Islam dan rukun iman yang penting untuk diajarkan semenjak dini. Kita kenal pepatah “belajar di masa muda bagai mengukir di atas batu, belajar di masa tua bagai mengukir di air”, maknanya menanamkan keyakinan semenjak usia dini terasa sulit di awalnya namun begitu kuat dan mengakar hasilnya.
2. Pendidikan Ibadah. Islam telah mengatur sebaik mungkin tata peribatan agar tidak menyalahi koridor fitrah manusia, dan penerapannya harus diupayakan sedini mungkin. Hal itu dilakukan agar kelak anak-anak tumbuh menjadi insan yang benar-benar takwa, yakni taat melaksanakan segala perintah Allah dan Rasulnya dan taat pula menjauhi larangannya;
3. Pendidikan Akhlak. Untuk mencapai kesempurnaan Islam yang sejati, akhlak merupakan pondasi utama yang harus direalisasikan. Untuk merealisasikan hal itu ayat Al-Quran dan Hadis Nabi telah banyak memberikan panduan.
       (lihat pula: http://pematangseibaru.blogspot.com/2013/05/pentingnya-aqidah-akhlak-diberikan.html)

  Sabda Rasulullah dalam HR Al Hakim:
“Kewajiban orang tua terhadap anak ialah memberi nama yang baik dan akhlak yang baik, mengajarkan baca tulis, berenang, memanah, memberi nafkah yang halal dan menikahkannya setelah dewasa.”

K.H. Ahmad Dahlan
  

Nilai-nilai pendidikan moral adalah:

1. Nilai pendidikan moral kepada Tuhan:  pelajaran tentang keutamaan doa, pelajaran tentang kematian, selalu bersyukur, menghindari hawa nafsu, dll;
    2. Nilai pendidikan moral kepada sesama manusia: ikhlas dalam beramal, tolong   
        menolong, saling menghargai, menghindari sifat JUBRIYA (ujub, kikir, riya), terbuka 
        terhadap kritikan, para pemimpin rakyat harus berani berkorban dengan harta 
        benda dan jiwanya dalam kebenaran toleransi, saling memahami, mendahulukan 
        kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi, berhati dan berpikiran suci serta   
        berjiwa adil. (Dedik Fatkul Anwar, 2010:79.)

Mari Memberi Pendidikan Moral Kepada Anak Semenjak Usia Dini.

Ayo Berbagi Walau Satu Ayat