Minggu, 29 April 2018

Ahli Dzikir dan Doa


Oleh: Hisyam Hidayat (Pengasuh Ponpes BIMA Nganjuk, Konselor)

Mereka yang hidupnya diisi dengan dzikir dan doa di setiap keadaan, maka Allah tidak membiarkannya dalam kesusahan, kehinaan dan kehancuran. Allah SWT akan senantiasa memberikan pertolongan kepada mereka.

Allah SWT berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung" (Terj. QS.Al-anfal;45)

Terkait ayat ini, Imam As-sinqithy dalam Adwaa’ul Bayan menegaskan:
 “Allah SWT memerintahkan orang-orang Mukmin di dalam ayat ini agar teguh hati saat bertemu musuh dan banyak mengingat Allah sebagai petunjuk bahwa hal tersebut merupakan sebab bagi kemenangan”

Terkait pentingnya berdzikir sekaligus berdoa, beliau menyatakan:
 "Di dalam perintah banyak menyebut Allah SWT di waktu paling sempit yaitu waktu berkecamuknya perang merupakan dalil yang jelas bahwa sepatutnya muslim banyak berdzikir di setiap keadaan, lebih lebih lagi saat kondisi sempit".

Imam Abu laits As-samarqandy dalam Bahrul Ulum menegaskan juga:
 "Ingatlah Aku dalam kelapangan ( sehat, lapang, kaya) maka Aku akan mengingatmu ketika ditimpa musibah. Ingatlah kepadaku dalam kesempitan, maka Aku akan mengingatmu dengan memberikan jalan keluar."

Ulama akherat ahli dzikir dan doa di tolong Allah SWT dari penguasa kejam, beliau adalah imam Hasan Al-bashri dengan nama panggilan Abu Sa’id, berikut ini potongan kisah beliau dalam kitab “Mereka adalah Para Tabi’in, Dr. Abdurrahman Ra’fat Basya, At-Tibyan, Cetakan VIII, 2009”.

Ketika Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi berkuasa di Irak, bertindak sewenang-wenang dan kejam di wilayahnya, Hasan al-Bashri adalah termasuk sedikit orang yang berani menentang dan mengecam keras akan kezaliman penguasa itu secara terang-terangan.

Suatu ketika, Hajjaj membangun istana yang megah untuk dirinya di kota Wasit. Ketika pembangunan selesai, diundangnya orang-orang untuk melihat dan mendoakannya. Hasan al-Bashri tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang baik di mana banyak orang sedang berkumpul. Dia tampil memberikan ceramah, mengingatkan mereka agar bersikap zuhud di dunia dan menganjurkan manusia untuk mengejar apa yang ada di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Begitulah, ketika Hasan al-Bashri tiba di tempat itu dan melihat begitu banyak orang-orang mengelilingi istana yang megah dan indah dengan halamannya yang luas, beliau berdiri untuk berkhutbah. Di antara yang beliau sampaikan adalah: “Kita mengetahui apa yang dibangun oleh manusia yang paling kejam dan kita dapati Fir’aun yang membangun istana yang lebih besar dan lebih megah daripada bangunan ini. Namun kemudian Allah membinasakan Fir’aun beserta apa yang dibangunnya. Andai saja Hajjaj tahu bahwa penghuni langit telah membencinya dan penduduk bumi telah memperdayakannya…”.

Beliau terus mengkritik dan mengecam hingga beberapa orang mengkhawatirkan keselamatannya dan memintanya berhenti: “Cukup Wahai Abu Sa’id, cukup.”

Namun Hasan al-Bashri berkata: “Wahai* saudaraku, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengambil sumpah dari ulama agar menyampaikan kebenaran kepada manusia dan tak boleh menyembunyikannya.”

Keesokan harinya Hajjaj menghadiri pertemuan bersama para pejabatnya dengan memendam amarah dan berkata keras: “Celakalah kalian! Seorang dari budak-budak Basrah itu memaki-maki kita dengan seenaknya dan tak seorang pun dari kalian berani mencegah dan menjawabnya. Demi Allah, akan kuminumkan darahnya kepada kalian wahai para pengecut!”

Hajjaj lalu memerintahkan pengawalnya untuk menyiapkan pedang beserta algojonya dan menyuruh polisi untuk menangkap Hasan al-Basri. Dibawalah Hasan al-Basri, semua mata mengarah kepadanya dan hati mulai berdebar menunggu nasibnya. Begitu Hasan al-Basri melihat algojo dan pedangnya yang terhunus dekat tempat hukuman mati, beliau menggerakkan bibirnya membaca sesuatu. Lalu berjalan mendekati Hajjaj dengan ketabahan seorang mukmin, kewibawaan seorang muslim, dan kehormatan seorang da’i di jalan Allah.

Demi melihat ketegaran yang demikian, mental Hajjaj menjadi ciut. Terpengaruh oleh wibawa Hasan al-Basri, dia berkata ramah: “Silahkan duduk di sini wahai Abu  Sa’id, silahkan..”. Seluruh yang hadir menjadi bengong dan terheran-heran melihat perilaku amirnya yang mempersilahkan Hasan al-Basri duduk di kursinya. Sementara itu, dengan tenang dan penuh waibawa Hasan al-Basri duduk di tempat yang disediakan. Hajjaj menoleh kepadanya lalu menanyakan berbagai masalah agama, dan dijawab Hasan al-Basri dengan jawaban-jawaban yang menarik dan mencerminkan pengetahuannya yang luas. Merasa cukup dengan pertanyaan yang diajukan, Hajjaj berkata, “Wahai Abu Sa’id, Anda benar-benar tokoh ulama yang hebat.” Dia semprotkan minyak ke jenggot Hasan al-Basri lalu diantarkan sampai di depan pintu.

Sesampainya di luar istana, pengawal yang mengikuti Hasan al-Basri berkata, “Wahai Abu Sa’id sesungguhnya Hajjaj memanggil Anda untuk suatu urusan yang lain. Ketika Anda masuk dan melihat algojo dengan pedangnya yang terhunus, saya lihat Anda membaca sesuatu, apa sebenarnya yang Anda lalukan ketika itu?” Beliau berkata, (Aku. berdoa) :
    يا ولي نعمتي وملاذي عند كربتي , اجعل نقمته برداً وسلاماً علي كما جعلت النار برداً وسلاما على إبراهيم..

Wahai Yang Maha Melindungi dan tempatku bersandar dalam kesulitan, jadikanlah amarahnya menjadi dingin dan menjadi keselamatan bagiku sebagaimana Engkau jadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi Ibrahim.”

Dengan doa yang terpanjatkan dari lisan seorang (ulama) yang senantiasa berdzikir, seketika mampu mengubah niat dan kemampuan manusia yang berniat jahat.
Inilah pelajaran sekaligus nasehat terbaik, agar kita tidak pernah meninggalkan dzikir. Karena hakekat dzikir adalah pengagungan, pemujaan dan perendahan diri di hadapan Dzat yang Agung.

Semoga kita semua dimampukan untuk menjadi ahli dzikir.

Berdasar kiriman whatsapp Umi AA (Sefter; CHt Konselor Psiko Islam Spiritual Therapis; Tim Litbang HIMAPA; Founder HNM, di Surabaya)




Kamis, 26 April 2018

10 Hal yang Mendatangkan Cinta Allah

Ibnul Qayyim Rahimahullah menyebutkan dalam kitab beliau, Madarijus Salikin. 

1. Membaca Al Qur’an dengan merenungi dan memahami maknanya.

2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan ibadah yang sunnah, setelah yang wajib. Seseorang akan mendapatkan cinta Allah dan bukan sekedar menjadi pecinta. 

3. Terus-menerus mengingat Allah dalam setiap keadaan, baik dengan hati dan lisan atau dengan amalan dan keadaan dirinya. Cinta Allah diperoleh sekedar dengan berdzikir kepada-Nya. 

4. Mendahulukan cinta Allah daripada kecintaan pada diri sendiri saat dikuasai hawa nafsu. Pun selalu ingin meningkatkan kecintaan pada Allah meski harus menempuh berbagai kesulitan. 

5. Merenungi, memperhatikan, dan mengenal kebesaran nama dan sifat Allah. 

6. Memperhatikan kebaikan, nikmat dan karunia Allah yang telah Dia berikan kepada kita, baik lahir maupun batin.  

7. Menghadirkan hati secara keseluruhan tatkala melakukan ketaatan kepada Allah dengan merenungkan makna di dalamnya. 

8. Menyendiri di saat Allah turun ke langit dunia di sepertiga malam terakhir, beribadah bermunajat dan tilawah Qur'an. Mengakhirinya dengan istighfar dan taubat kepada-Nya. 

9. Duduk bersama orang-orang yang mencintai Allah dan bersama para shidiqin. 

10. Menjauhi segala sebab yang dapat menghalangi antara dirinya dan Allah Ta’ala.

🍃 Kecintaan Allah, itulah yang seharusnya dicari selama hidup kita. Ibnul Qayyim mengatakan bahwa kunci untuk mendapatkan itu semua adalah dengan mempsiapkan jiwa (dengan membersihkannya dari segala yang negatif) dan membuka mata hati (dengan berma'rifah pada Allah Subhanahu wa Ta'ala). 

📂Sumber: bimbingansyariah
Berdasar kiriman whatsapp Umi AA (Sefter; CHt Konselor Psiko Islam Spiritual Therapis; Tim Libag HIMAPA; Founder HNM, di Surabaya)



sumber gambar: graphology.com.my

Rabu, 25 April 2018

💚 "UWAIS AL QARNI" 💝

Bagian Keempat Tammat...

     Rasululläh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam Bersabda, :

     💖Innalláha lá yanzhuru ilá shuwarikum wa amwálikum wa lakin yanzhuru ilá qulúbikum wa a'málikum. Sesungguhnya ALLAH Tidak Melihat KEPADA RUPA DAN HARTA KALIAN, Tetapi ALLAH  Melihat Kepada HATI DAN AMAL KALIAN   📚(HR. IMAM MUSLIM)


🌵Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata, “Kami datang kesini untuk mohon DO'A dan ISTIGHFAR dari Anda”. Seperti dikatakan Rasululläh sebelum wafatnya. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais Al Qarni akhirnya mengangkat tangan, BERDO'A dan membacakan ISTIGHFAR.

  Setelah itu Khalifah Umar berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menampik dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi.”

KETIKA Uwais Al Qarni WAFAT :
     🌏Beberapa tahun kemudian, Uwais Al Qarni berpulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan, tiba-tiba sudah banyak orang yang ingin berebutan ingin memandikannya. Dan ketika di bawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang sudah menunggu untuk mengafaninya.

    🌏Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa ke pekuburannya, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

     🌴Meninggalnya Uwais Al Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak kenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais Al Qarni adalah seorang yang fakir yang tidak dihiraukan orang.

     💦Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu.
   
     ⁉Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “Siapakah sebenarnya engkau Wahai Uwais Al Qarni? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir, yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya sehari-hari hanyalah sebagai pengembala domba dan unta?

    🌀Tapi, ketika hari wafatnya, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya.”
   
     Berita meninggalnya Uwais Al Qarni dan keanehan-keanehan yang terjadi ketika wafatnya telah tersebar kemana-mana. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al Qarni. Selama ini tidak ada orang yang mengetahui siapa sebenarnya Uwais Al Qarni disebabkan permintaan Uwais Al Qarni sendiri kepada Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib agar merahasiakan tentang dia. Barulah di hari wafatnya mereka mendengar sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi, bahwa Uwais Al Qarni adalah penghuni langit.
   
     Begitulah Uwais Al Qarni, sosok yang sangat berbakti kepada orang tua, dan itu sesuai dengan sabda Rasululläh ketika beliau ditanya tentang peranan kedua orang tua. Beliau Shallallâhu 'Alaihi Wasallam menjawab, :

     💚“MEREKA ADALAH (YANG MENYEBABKAN) SURGAMU ATAU NERAKAMU.”
     📚(HR Ibnu Majah).

     Wallâhu a'lam bish-shawab...

     💚 "T. A. M. M. A. T." 💖


Selasa, 24 April 2018

💚 UWAIS AL QARNI 💖

     Bagian ketiga.... 💦

    Hayatilah pesan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

     💓DIA YANG HATINYA TERSAMBUNG LANGIT, KEBIASAANNYA BERNILAI IBADAH. DIA YANG HATINYA TERIKAT BUMI, IBADAHNYA BERNILAI KEBIASAAN. 

KERJA FISIK KITA BERCERITA TENTANG MASA DEPAN DUNIA KITA, 
KERJA HATI KITA BERCERITA TENTANG MASA DEPAN AKHIRAT KITA.

     🌴Menurut keterangan Siti Aisyah Radhiyallâhu 'Anha, memang benar ada yang mencari Nabi dan segera pulang ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.

    🐫 Nabi Muhammad melanjutkan keterangannya tentang Uwais Al Qarni, Si Penghuni Langit itu, kepada sahabatnya, “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia, perhatikanlah ia mempunyai tanda putih di tengah telapak tangannya.”

    💓 Sesudah itu Nabi memandang kepada Ali bin Abi Thalib dan Umar bin Khaththab seraya berkata, “Suatu ketika apabila kalian bertemu dengan dia, MINTALAH DO'A dan ISTIGHFAR, dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi.”

     🌴Waktu terus berganti, dan Nabi kemudian wafat. Kekhalifahan Abu Bakar pun telah digantikan pula oleh Umar bin Khaththab. suatu ketika Khalifah Umar teringat akan Sabda Nabi tentang Uwais Al Qarni, penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kembali Sabda Nabi itu kepada sahabat Ali bin Abi Thalib.

    🌟 Sejak saat itu setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib selalu menanyakan tentang Uwais Al Qarni, si fakir yang tak punya apa-apa itu. yang kerjanya hanya menggembalakan domba dan unta setiap hari? Mengapa Khalifah Umar dan sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib selalu menanyakan dia? Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka

    💖 Suatu ketika, Uwais Al Qarni turut bersama mereka. Rombongan kafilah itu pun tiba di kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang baru datang dari Yaman, segera Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais Al Qarni turut bersama mereka. Rombongan kafilah itu mengatakan bahwa Uwais ada bersama mereka, dia sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib segera pergi menjumpai Uwais Al Qarni.

     🌟Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib memberi salam. Tapi rupanya Uwais sedang salat. Setelah mengakhiri salatnya dengan salam, Uwais menjawab salam Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib sambil mendekati kedua sahabat Nabi tersebut dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman.

     🌀Sewaktu berjabatan, Khalifah dengan segera membalikan telapak tangan Uwais, seperti yang pernah dikatakan Nabi. Memang benar! Tampaklah tanda putihdi telapak tangan Uwais Al Qarni.

     💖Wajah Uwais nampak bercahaya. Benarlah seperti Sabda Nabi. Bahwa ia adalah penghuni langit. Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib menanyakan namanya, dan dijawab, “Abdullah”. Mendengar jawaban Uwais, mereka tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Uwais Al Qarni”.

     💦Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa IBU Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. akhirnya Khalifah Umar dan Ali bin Abi Thalib memohon agar Uwais membacakan DO'A dan ISTIGHFAR untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada Khalifah, “Saya lah yang harus meminta do’a pada kalian”.

     🌵Mendengar perkataan Uwais..

     Bersambung bagian ke-4


Rabu, 18 April 2018

MARHABAN YA SYAHRO SYA'BAN 💠

Hari ini, kita sudah mulai memasuki bulannya Rasulullah saw, bulan para qurro', bulan diangkatnya amalan seluruh manusia, yaitu Bulan Sya'ban, bulan persiapan menghadapi bulan yang penuh dengan rahmat, maghfirah dan dijauhkan dari siksa api neraka. Tidak lain bulan itu adalah bulan Ramadhan.

Menurut Yahya bin Mu’adz bahwa Sya’ban terdiri dari lima huruf yaitu syin, ‘ain, ba’, alif dan nun dan masing-masing bermakna sebagai berikut : 
1. Syin : syarafatun atau syafa’atun yang berarti kemuliaan dan syafa’at. 
2. ‘Ain : Al ’izzah wa karomah yang berarti kemenangan dan karomah. 
3. Ba’ : Al Birru yang berarti kebaikan. 
4. Alif : Ulfah yang berarti rasa belas kasihan. 
5. Nun: Nur yang berarti cahaya. 

Itulah sebabnya bulan Rajab menjadi bulan untuk mensucikan tubuh, bulan Sya’ban untuk mensucikan lubuk hati, dan Ramadhan untuk mensucikan jiwa/ ruh. Maka barang siapa yang mensucikan tubuhnya di bulan Rajab, sucilah hatinya di bulan Sya’ban, dan siapa yang mensucikan lubuk hatinya di bulan Sya’ban, sucilah jiwanya di bulan Ramadhan (Durrotun Nashihin).

Lalu, mengapa bulan ini disebut bulan Rasulullah saw dan para qurro'? 

Disebut bulan Rasulullah saw, karena Rasulullah saw mengistimewakan bulan ini dengan memperbanyak berpuasa melebihi bulan-bulan yang lain (selain Ramadhan), dan di bulan ini pula, amalan seluruh manusia diangkat, Maka beliau cinta dan senang hal itu terjadi ketika berpuasa. Dan disebut bulan para qurro', karena banyaknya para qurro' (pembaca Al Qur'an) pada masa Rasulullah saw yang meluangkan waktunya membuka mushaf-mushaf Al Qur'an dan membacanya. Dan dua amalan ini (puasa dan membaca al-Qur'an), sekali lagi, tiada lain dan tiada bukan untuk memuliakan dan mempersiapkan diri memasuki bulan mulia, bulan suci Ramadhan.  
   
Dan di Bulan Sya'ban, akan kita temukan salah satu malam mulia di ijabahnya seluruh doa, dan malam turunnya Allah swt ke bumi, yaitu malam nisfu sya'ban (tanggal 15 Sya'ban). Di malam itu pula, terdapat salah satu kebiasaan mulia Rasulullah saw setiap tahunnya yaitu mendoakan umatnya.  Oleh sebab itu, Imam Ghazali menyebut Malam nisfu sya'ban sebagai malam syafa'at (pertolongan). Akan tetapi, hal ini bukan berarti kita tidak dianjurkan untuk beramal apapun, bahkan disini kita dianjurkan berpuasa, memperbanyak shalat, dzikir, Doa dan Shalawat. terutama Sholat malam (qiyaamul lail).

Rasulullah SAW bersabda, "Jika terjadi malam nisfu Sya'ban, maka shalatlah kamu sekalian pada malam harinya, dan puasalah kamu sekalian pada siang harinya. Karena sesungguhnya Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun pada malam tersebut ke langit dunia mulai dari terbenam matahari dan berfirman :

Apakah tidak ada orang yang meminta ampun, sehingga Aku mengampuninya?
Apakah tidak ada orang yang meminta rezeki, sehingga Aku memberinya rezeki?
Apakah tidak ada orang yang terkena bala, sehingga Aku dapat menyelamatkannya?
Apakah tidak demikian, apakah tidak demikian, sehingga terbit fajar.

Semoga kita semua termasuk dari hamba-hamba-Nya yang ahlul khair. Aamiin. 

Semoga Bermanfaat

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Rabu, 14 Maret 2018

PEMUDA TERBAIK DUNIA🌴

Bagian Ke-2 Tammat...

🍃🌼🍃🌸🍃🌼🍃 🌟 "Yakinlah ada sesuatu yang Menantimu selepas banyak Kesabaran (yang kau jalani), yang akan Membuatmu Terpana hingga kau lupa Pedihnya Rasa Sakit" (lmam Ali bin Abi Thalib Kharramallähu Wajhäh)
🍃🌼🍃🌸🍃🌼🍃


    💓 Saat para pemuda habiskan air matanya untuk kekasih hati yang tidak jelas, Muhammad Al-Fatih memilih habiskan air matanya untuk memohon ampunan dan panjatkan harapan. Sejak baligh, tak pernah satu malam pun ia lewatkan salat Tahajjud. Ialah Pedang Malam, yang selalu diasah dengan tulus ikhlas.

   💓Saat para pemuda lupa dan meninggalkan Tuhan, "Nanti saja kalau sudah tua", fikirnya, Muhammad Al-Fatih tak sekalipun pernah meninggalkan Allah dalam tiap urusannya. Ia miliki 250.000 pasukan yang tak sekalipun meninggalkan salat wajib. Ia laksanakan salat Jumat sebelum menyerang Konstantinopel. Shalat yang shaffnya terpanjang dalam sejarah, 4 km membentang dari Pantai Marmara hingga Selat Golden Horn di utara! Gema takbir bersahutan, menggetarkan, menjadi semangat saat menggempur lawan!

     💓 Saat para pemuda kehabisan cara dan ide-ide cemerlang untuk meraih mimpinya, Muhammad Al-Fatih tak kehabisan cara, bahkan yang menurut orang lain gila.

    🏰 Yang ia hadapi ialah Benteng Byzantium! Dibatasi laut dengan pagar rantai besi, terbuat dengan teknologi terhebat pada zamannya, tak mampu ditembus selama 11 abad.

     🏰 Kokohnya Benteng Byzantium tak membuat Ia kehilangan akal. Tak bisa menyeberangkan 70 kapal lewat laut, ia lumurkan minyak pada ratusan gelondongan kayu, lalu jalankan seluruh armada kapal melintasi bukit hanya dalam satu malam!

     🏰 Pagi hari menjelang, musuh kaget bukan kepalang. Benteng Byzantium yang selama 11 abad tak terhancurkan, hari itu telah mampu ditembus!

     🌴Merekalah yang Rasulullah ﷺ sebut dengan sebaik-baik pemimpin dan sebaik-baik tentara,
“Konstantinopel akan jatuh di tangan seorang pemimpin yang sebaik-baik pemimpin, tentaranya sebaik-baik tentara, dan rakyatnya sebaik-baik rakyat.”

Lalu saat ini, kita sadar akan bentang yang amat jauh antara kualitas pemuda saat ini dan di zaman Muhammad Al-Fatih. Ada jurang pemisah yang terpampang dengan nyata. Kita juga sadar akan ketinggalan yang amat jauh. Oleh karena itu, kita harus mengejar itu semua dengan kerja keras dan kesungguhan.

"KAKI ANAK ADAM TIDAKLAH BERGESER PADA HARI KIAMAT DARI SISI Rabb-Nya SEHINGGA DITANYA TENTANG LIMA HAL :
     ⏳   1. Tentang umurnya untuk apa dia habiskan,
     🌾 2. Tentang masa mudanya untuk apa dia pergunakan,
     💰 3. Tentang hartanya dari mana dia peroleh
     ⁉  4. Dan kemana dia infakkan
  👨🏻‍🎓5. Dan tentang apa yang telah dia lakukan dengan ilmunya." 📚(HR. Tirmidzi)

Kelak masa muda akan dimintai pertanggungjawabannya. Mereka yang memberi manfaat yang akan kekal, namanya abadi tercatat di bumi dan langit.

     🌟“Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada  manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.” 📖[QS. Ar-Raa'd (13) :17]

     🏰🌴"T  A  M  M  A  T"🌴🏰

     Wallâhu a'lam bish-shawab


Selasa, 13 Maret 2018

PEMUDA TERBAIK DUNIA🌴

 Bagian pertama...

     Rasululläh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam Bersabda Yang Artinya:
     “ADA TUJUH GOLONGAN YANG AKAN DINAUNGI OLEH ALLAH DI BAWAH NAUNGAN-NYA PADA HARI YANG TIDAK ADA NAUNGAN KECUALI NAUNGAN-NYA YAITU: (salah satunya)... PEMUDA YANG TUMBUH DALAM IBADAH (KETAATAN) KEPADA ALLAH...”  📚(HR Bukhari)

Kalau saja Mahmed II hidup kembali dan melihat kondisi pemuda saat ini, mungkin ia sudah geleng-geleng kepala tak habis pikir. Ah, betapa kualitas kita dan dirinya terbentang amat jauh!

  🌴Saat kebanyakan pemuda berumur 21 tahun sudah angkat dagu, bangga bisa taklukkan hati wanita, Muhammad Al-Fatih sudah mampu taklukkan Konstantinopel....!!

   📖 Saat para pemuda bersenang-senang habiskan umur 8 tahunnya dengan menghafal lagu-lagu orang dewasa, Muhammad Al-Fatih sudah hafalkan seluruh ayat Al-Qur'an dalam kepalanya.

   🌟 Saat para pemuda masih bingung dengan mimpinya, tidak tahu akan jadi apa, "let it flow" katanya, Muhammad Al-Fatih sudah bertekad dengan lantang sejak kecil, "Ayah, aku ingin menaklukkan Konstantinopel...!!"

    🌏 Tekadnya tidak berakhir dengan teriakan lantang saja. Muhammad Al-Fatih memiliki visualisasi mimpi yang teramat jelas. Sejak kecil ia bersama ayah dan gurunya sudah memandang Benteng Byzantium dari atas bukit.

     🏰 “Nak, benteng itu yang akan kau taklukkan nanti," seru Sang Ayah.

     🏰 Muhammad Al-Fatih bahkan memiliki ruangan khusus berisi miniatur Konstantinopel, lengkap dengan peta dan strategi perang. Betapa ia tidak main-main dengan mimpinya.

     ⁉Saat para pemuda begitu mudah mengeluh, merasa punya segudang masalah dan tekanan hidup, lalu menganggap hidupnya akan berakhir sia sia, Muhammad Al-Fatih sudah dibebankan amanah yang begitu besar bahkan sejak ia lahir ke dunia.

   🌏Ia menjadi tumpuan harapan tiga generasi akan takluknya konstantinopel, janji Allah yang diucapkan Rasulullah ﷺ ratusan tahun silam. Ia menjadi harapan dari 6 abad perjuangan para pendahulu. Bayangkan! Harapan 600 tahun perjuangan para pendahulu dibebankan pada pundaknya! Ah, tapi sedikitpun ia tak gentar, tak mundur barang sejengkal!

   🎊Saat para pemuda habiskan waktunya untuk bersenang-senang, menonton film, nongkrong berjam-jam, Muhammad Al-Fatih memilih tingkatkan kemampuan fisik dan mengisi otaknya. Ia kuasai teknik bela diri, memanah, berkuda, berenang, strategi berperang, Ilmu fiqh, hadis, astronomi, dan matematika. Ia juga menguasai banyak bahasa; Arab, Turki, Persia, Ibrani, Latin, dan Yunani.

    🌟Saat para pemuda dengan mudah hancur mentalnya ketika direndahkan atau dihina orang lain, Muhammad Al-Fatih punya hati seluas samudera, mental sekuat baja. Tak terhitung berapa banyak orang yang merendahkannya saat ia diangkat menjadi Raja pada umur 19 tahun. "Bocah ingusan!", cela orang. Musuh dan lingkaran orang kerajaan meremehkan kemampuannya. Kerajaan musuh menyerang saat tahu Muhammad Al-Fatih diangkat menjadi sultan. Tapi ia lebih memilih memberikan bukti nyata.

     Bersambung bagian ke-2

Selasa, 20 Februari 2018

Termasuk Tarbiyah Allah Kepadamu

Allah punya banyak cara dalam mentarbiyah hamba-hamba-Nya...
(Oleh DR. Taufiq Ar Raqb)

‎من تربية الله لك (1)...
‎قد يبتليك الله بالأذى ممن حولك حتى لا يتعلق قلبك بأي أحد لا أم ولا أب لا أخ ولا صديق، فيتعلّق قلبك بهِ وحده

(1) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Allah mengujimu dengan gangguan dan sesuatu yang menyakitkan dari orang di sekitarmu. Sehingga hatimu tidaklah bergantung kepada siapapun. Tidak kepada ibu, bapak, saudara, dan teman. Akan tetapi, hatimu bergantung kepada-Nya saja.

‎من تربية الله لك (2) ...
‎قد يبتليك ليستخرج من قلبك عبودية الصبر والرضى وتمام الثقة به هل أنت راض عنه لأنه أعطاك؟ أم لأنك واثق أنه الحكيم الرحيم؟

(2) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia mengujimu, dengan tujuan menampakkan dari hatimu ibadah kesabaran, ridha, dan percaya diri kepada-Nya. Apakah engkau ridha kepada-Nya dikarenakan Dia telah memberimu? Atau dikarenakan engkau percaya, bahwa Dia adalah Dzat yang penuh dengan hikmah (dalam segala kehendak dan perbuatan-Nya) lagi Maha Penyayang ?

‎من تربية الله لك (3)...
‎قد يمنع عنك رزقا تطلبه لأنه يعلم أن هذا الرزق سبب لفساد دينك أو دنياك، أو أن وقته لم يأت، وسيأتي في أروع وقت ممكن

(3) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia mencegah darimu rezeki yang engkau minta, sebab Dia tahu bahwa sesungguhnya rezeki tersebut akan menjadi penyebab rusaknya agama atau duniamu. Atau, waktunya belum tiba dan akan tiba pada saat terbaik yang memungkinkan.

‎من تربية الله لك (4) ...
‎قد ينغص عليك نعمة كنت متمتعاً فيها لأنه رأى أن قلبك أصبح "مهموما" بالدنيا فأراد أن يريك حقيقتها لتزهد فيها وتشتاق للجنة

(4) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia tidak memberikanmu kenikmatan dengan sempurna, yang engkau telah nikmati. Sebab, Dia melihat bahwa hatimu telah menyukai dunia. Lalu Dia berkehendak memperlihatkan padamu akan hakikat dunia, agar engkau dapat zuhud, memandang rendah pada dunia dan merindukan surga.

‎من تربية الله لك (5)...
‎أنه يعلم في قلبك مرضاً أنت عاجز عن علاجه باختيارك.. فيبتليك بصعوبات...تخرجه رغماً عنك تتألم قليلاً...ثم تضحك بعد ذلك

(5) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Sesungguhnya Dia mengetahui penyakit di hatimu, yang engkau tidak mampu mengobatinya sesuai dengan kemauanmu. Lalu Dia mengujimu dengan kesulitan-kesulitan yang semuanya itu akan mengusir penyakit tersebut, walaupun engkau merasakan sedikit sakit dan pedih, namun kemudian engkau akan tertawa setelah itu.

‎من تربية الله لك (6) ...
‎أن يؤخر عنك الإجابة حتى تستنفد كل الأسباب وتيأس من صلاح الحال ثم يُصلحه لك من حيث لا تحتسب حتى تعلم من هو المُنعم عليك

(6) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia menunda terkabulnya doamu, sehingga engkau menghabiskan segala sebab dan usaha (untuk mewujudkan harapan dan cita-cita) dan engkau berputus asa dari keadaan yang baik, namun kemudian Dia memperbaiki keadaanmu dari sekiranya engkau tidak menyangkanya, sehingga engkau mengetahui bahwa Dia-lah yang menganugerahkan kenikmatan tersebut terhadapmu.

‎من تربية الله لك(7)...
‎حين تقوم بالعبادة من أجل الدنيا يحرمك الدنيا حتى يعود الإخلاص إلى قلبك وتعتاد العبادة للرب الرحيم ثم يعطيك ولا يُعجزه

(7) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang ketika engkau sedang melaksanakan ibadah karena berniat mencari dunia, lalu Dia menghalang-halangi engkau dari dunia. Sehingga niat ikhlas dapat kembali lagi ke hatimu, dan engkau dapat terbiasa beribadah karena Rabb Yang Maha Penyayang, lalu akhirnya Dia memberikanmu (dunia tersebut), dan tidak melemahkan keikhlasanmu.

‎من تربية الله لك (8)...
‎أن يُطيل عليك البلاء ويُريك خلال هذا البلاء من اللطف والعناية وانشراح الصدر ما يملأ قلبك معرفة به حتى يفيض حبه في قلبك

(8) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia memperlama ujian dan cobaan pada dirimu, dan Dia hendak memperlihatkan padamu disela-sela cobaan ini: kasih sayang, pertolongan, dan perasaan lapang dada yang memenuhi hatimu, yang engkau ketahui dengan baik, sehingga kecintaan tersebut memenuhi hatimu.

‎من تربية الله لك(9)...
‎أن يراك غافلا عن تربيته وتُفسر الأحداث كأنها تحدث وحدها فيظل يُريك من عجائب أقداره وسرعة إجابته للدعاء حتى تستيقظ وتُبصر

(9) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia melihat dirimu lalai untuk mendidik hatimu dan menafsirkan semua kejadian-kejadian seakan-akan semuanya terjadi dengan sendirinya. Kemudian Dia memperlihatkan padamu sebagian dari keajaiban takdir-takdir-Nya dan pengabulan-Nya yang cepat terhadap doa, sehingga (saat itu) engkau bisa bangun dan sadar dari kelalaian tersebut.

‎من تربية الله لك(10) ...
‎أن يعجل لك عقوبته على ذنوبك حتى تُعجّل أنت التوبة فيغفر لك ويطهرك ولا يدع قلبك تتراكم عليه الذنوب حتى يغطيه الرّان فتعمى

(10) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Terkadang Dia mempercepat turunnya hukuman-Nya terhadap dirimu atas dosa-dosamu, sehingga engkau dapat segera bertaubat, lalu Dia mengampunimu dan menyucikanmu, dan tidak membiarkan dosa-dosamu terakumulasi dan memenuhi hatimu, yang dapat menjadikan hatimu tertutup dengan "ar-raan" (noda hitam) yg menyebabkan hatimu menjadi buta.

‎من تربية الله لك (11)...
‎أنك إذا ألححت على شيء مصراً في طلبه متسخطاً على قدر الله يعطيك إياه حتى تذوق حقيقته فتبغضه وتعلم أن اختيار الله لك كان خيرا لك

(11) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Sesungguhnya ketika dirimu terus menerus memelas memohon sesuatu, serta marah-marah terhadap qadar Allah (karena belum mengabulkan keinginanmu), maka Dia memberikan dan mengabulkannya untukmu, sehingga engkau dapat merasakan hakikat (keburukan hasil) nya. Lalu engkau membencinya dan engkau baru mengetahui (saat itu) bahwa pilihan Allah untukmu lebih baik bagimu.

‎من تربية الله لك (12) ...
‎أن تكون في بلاء ... فيُريك من هو أسوأ منك بكثير (في نفس البلاء) ... حتى تشعر بلطفه بك وتقول من قلبك: الحمد لله

(12) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu...
Suatu ketika engkau tertimpa cobaan, lalu Dia memperlihatkan kepadamu orang lain yang juga tertimpa cobaan yang sama denganmu, akan tetapi keadaannya jauh lebih buruk daripada dirimu, sehingga engkau dapat merasakan belas kasih-Nya terhadap dirimu dan engkau mengatakan di dalam hatimu: Alhamdulillah

Alhamdulillah 'ala kulli haal

Semoga bermanfaat

Baarakallahu fiikum

Berdasar kiriman Whatsapp: Umi AA (Sefter; CHt Konselor Psiko-Islam Spiritual Therapist; Tim Litbang HIMAPA; Founder HNM, di Surabaya.)

Jumat, 29 Desember 2017

Mengenal ALLAH, Yuk Nak: Seri ALLAH


Bismillahirrahmanirrahim
ALLAH
(Dialah) Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia.
Dia mempunyai nama-nama yang terbaik. [QS. Thaha (20): 8]

Mengenalkan Allah kepada anak semenjak dini, insya Allah akan menumbuhkan keimanan yang kokoh. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul kharimah. Salah satu caranya melalui pengenalan Asma’ul Husna. Ia adalah nama-nama agung yang dengannya Allah disifati dan digelari.
Pilihan materi seri ALLAH dimaksudkan untuk:
· Menumbuhkan pengetahuan anak bahwa Allah pencipta, pemilik, penguasa, dan pengatur seluruh makhluk;
· Menumbuhkan pengetahuan anak bahwa Allah memberi rahmat dan nikmat kepada seluruh makhluk;
· Mengasah kepekaan anak atas kasih sayang Allah dalam setiap aspek kehidupan;
· Meneladankan dan mengajak anak untuk menjadikan Allah sebagai Dzat yang berhak diibadahi.

Dengan ilmu yang terbatas, serial ini merupakan upaya penulis mengajak anak pada pengenalan tentang Allah: pengetahuan seputar asma’, sifat, dan perbuatan-Nya. Ditujukan untuk anak usia 4-9 tahun, melalui aktivitas bermain, pembiasaan, dan keteladanan.
Sebagian materi telah dilakukan anak-anak di Taman APE maupun kelompok anak lainnya. Jika berkenan, Anda, orangtua maupun pendidik dapat  pula  menggunakan lembaran ini. Hubungi kami jika menginginkan file pdf.





























Jumat, 23 Juni 2017

Al-Kariim

🌾🍒🍃🌼💝🌼🍃🍒🌾



"Andai Kau Tahu BAGAIMANA ALLAH TA'ALA Mengatur Hidupmu, 
Pasti Hatimu Akan MELELEH Karena CINTA Kepada-Nya"

Ibnu Qayyim Rahimahulläh



foto: kembang katus di teras rumah bcf-sda: 2016/1017

Jumat, 02 Juni 2017

Sabar dalam Ketaatan kepada Allah




"KELETIHAN DALAM KETAATAN AKAN HILANG 
DAN YANG TERSISA HANYALAH PAHALANYA

KESENANGAN DALAM KEMAKSIATAN AKAN HILANG 
DAN YANG TERSISA HANYALAH HUKUMANNYA."

(Umar bin Khattab ra).


foto: kembang krokot depan rumah, bcf-sda-2016/1017

Selasa, 16 Mei 2017

Doa di Bulan Rajab hingga Ramadhan


"Allahumma Bariklana fii Rajab(a) wa Sya'ban(a) wa Ballighna Ramadhan"

"Yaa Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan Sampaikanlah Kami ke Bulan Ramadhan"

Siapakah yang Paling Banyak Pahalanya dalam Berpuasa?

Copas dari : PHCpasien-Sudarmadji:

Sahl Bin Mu’adz meriwayatkan dari ayahnya beliau berkata: Sesungguhnya ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam seraya berkata:

     "Apakah jihad yang paling besar/banyak pahalanya?"

     Beliau menjawab: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

     Ia bertanya lagi: siapakah orang yang berpuasa yang paling besar/banyak pahalanya?

     Beliau menjawab: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

     Kemudia ia bertanya tentang shalat, zakat, haji dan shadaqah (siapakah yang paling besar pahalanya?),

    Semuanya dijawab oleh Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam dengan jawaban: Mereka yang paling banyak dzikirnya kepada Allah.

    ❇ Lalu Abu Bakr berkata kepada Umar: "Wahai Abu Hafsh, sungguh orang yang (banyak) berdzikir telah pergi membawa seluruh kebaikan, maka Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam berkata: ya benar”.
H.R Ahmad dalam Musnad, no. 15614 Cet. Muassasah Ar-Risalah.

     Dari hadits diatas jelaslah bahwa orang yang paling utama dan paling besar/ banyak pahalanya dalam perpuasa adalah orang yang paling banyak dzikirnya kepada Allah dalam setiap kesempatan dan keadaan.

     Oleh karena itu terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadits perintah untuk bayak berdzikir dipagi dan petang hari serta dalam setiap kondisi dan keadaan, bahkan tidak terdapat didalam Al-Qur'an perintah untuk banyak beribadah selain dzikir kepada Allah, hal ini menunjukan akan keagungan dzikir dan besar pahalanya disisi Allah Ta’ala.

قال تعالى: (والذاكرين الله كثيرا والذاكرات أعد الله لهم مغفرة وأجرا عظيما) .  الأحزاب: 35.

     “Dan orang yang banyak berdzikir kepada Allah dari kalangan lelaki dan wanita, Allah janjikan bagi mereka keampunan dan pahala yang agung/besar”.

قال تعالى: (يا أيها الذين آمنوا اذكروا الله ذكرا كثيرا وسبحوه بكرة وأصيلا). الأحزاب: 41-42.

     “Wahai orang orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan banyak, dan bertasbihlah kepadanya dipagi dan petang”

قالت عائشة رضي الله عنها: (كان النبي صلى الله عليه وسلم يذكر الله في كل أحيانه) رواه مسلم.

     Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan: “Nabi shalallahu’alaihi wasallam selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap waktu”.
H.R Muslim, no. 373.

     Oleh Karena itu gunakanlah lisan kita untuk selalau banyak menyebut Allah dan dzikir kepadaNya, terutama dalam ibadah kita, dan secara khusus puasa yang akan kita laksanakan dibulan Ramadhan yang penuh berkah.

     Semoga Allah memberikan pertolongan-Nya kepada kita dalam berdzikir, bersyukur dan melakukan ibadah yang berkualitas.

"اللهم أعنا على ذكرك، وشكرك، وحسن عبادتك".

     “Ya Allah, berilah kami pertolongan untuk berdzikir kepada-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan melakukan ibadah yang terbaik kepada-Mu”

Ditulis oleh: Muhammad Nur Ihsan, Hafidzahullah.

Do'a Rasulullah yang Paling Tidak Populer

 ۞۩ بسم الله الرحمن الرحيم ۩۞
                                                                                                                                                                                                                                                                             
DO'A RASULULLAH YANG PALING TIDAK POPULER, DO'A MINTA HIDUP MISKIN

     Disebutkan dalam sebuah hadits ada do'a Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam yang mana beliau meminta untuk hidup dalam keadaan miskin, do'a ini paling tidak populer di kalangan ummat muslim.

     Berikut lafazh do'anya:

     "Allahumma ahyini miskinan wa amitni miskinan wakhsyurni fi zumratil masakin"
     [HR. At-Tirmidzi]

     Terjemahannya kira-kira seperti ini:

     "Yaa Allah, hidupkan aku dalam keadaan miskin, dan matikan aku dalam keadaan miskin dan bangkitkanlah aku di hari akhir bersama orang-orang miskin".

     Dalam beberapa tafsir, disebutkan bahwa yang dimaksud miskin dalam do'a ini bukanlah kekurangan harta, melainkan miskin di sini maksudnya adalah tawadhu’ dan rendah hati.

     Imam Baihaqi mengatakan, “Menurut saya, Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak bermaksud meminta keadaan miskin yang berarti kurang harta tetapi miskin yang berarti tawadhu’ dan rendah hati.”  (Dinukil dan disetujui oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Al-Talkhis Habir 3:1108)

     Imam Ibnu Atsir berakta dalam An-Nihayah fi Gharibil Hadis 2:385 mengatakan, “Maksud Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah tawadhu’ (rendah hati) dan agar tidak termasuk orang-orang yang sombong dan angkuh.”

     Berikut diceritakan kisah dari riwayatnya:

     ❇ Aisyah mendengar Rasulullah berdoa : "Ya Allah, jadikanlah gaya hidupku seperti gaya hidup orang miskin, cabutlah nyawaku dalam keadaan miskin, lalu kumpulkanlah aku pada Hari Kiamat bersama kelompok orang miskin".

     Mendengar doa itu Aisyah protes : "Mengapa engkau berdoa seperti itu wahai Rasulullah ?", Beliau menjawab :

     "Orang-orang miskin akan masuk Surga 40 tahun lebih awal dari pada orang-orang kaya, wahai Aisyah jangan pernah menolak orang-orang miskin meski engkau hanya bisa memberi separuh biji kurma, cintailah orang miskin dan dekatkanlah mereka kepadamu agar Allah juga mendekatkanmu kepadaNYA pada Hari kiamat nanti".
[HR.Tirmidzi, Baihaqi dan Mundziri]      
                                         
     ❇ Astaghfirullahal 'adzim betapa mulianya beliau Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam dan betapa bodohnya kita yang mengaku ummatnya yang selalu ingin hidup kaya raya dan bergelimang harta benda...

     ❇ Wallahu a'lam bish shawab ❇

     Barakallaahu fiikum

 

Bersiap Menanti Ramadhan Tiba

Sumber:  T.LENA k.Salim Jkt:

     HARI HARI JELANG RAMADHAN

Ramadhan segera datang.

Mari kita persiapkan diri sebaik-baiknya dengan niat, do'a dan ilmu agar berbagai keutamaan Ramadhan yang Allah turunkan bisa kita raih..

Didik diri dan biasakan takwa dari sekarang.

Kalau sekarang gak biasa baca Alquran, maka Ramadhan akan sulit baca Alquran. Mulai dari sekarang perbaiki ibadah. Kebiasaan baik juga harus berlanjut terus setelah Ramadhan.

Waspada dari memutus silaturahim.

Sebelum Ramadhan segera Sambung Silaturahim dengan orang yang pernah kita ada masalah dengannya. Karena kalau tidak akan mencukur pahala kita.

     ❇ Bersihkan hati kita.

     Jangan sampai saat masuk Ramadhan hati kita masih diisi dengki, sombong, hasad, su'udzon dan lain lain. Untuk menghilangkan dengki banyak mendo'akan orang yang kita dengki kepadanya.

     Kurangi menghabiskan waktu untuk hal yang tak bermanfaat.

     Perbanyak baca Al-Qur'an, datang ke majelis ilmu dan lain lain. Harus punya Target di Ramadhan. Kalau ada target kita bisa mengatur waktu kita.

     Segera lunasi hutang puasa Ramadhan yang belum dibayar. Ini hukumnya wajib.

     Aktivitas baca Al-Qur'an harus ditingkatkan.  
     Karena Ramadhan itu bulannya Al-Qur'an. Rasulullah setiap malam Tadarus Al-Qur'an dengan malaikat Jibril. Pelajari juga Alquran.

     Ramadhan sangat dianjurkan shalat tarawih karena pahalanya besar.

     Jangan sampai lewatkan Shalat Tarawiharawih. Perbanyak Shalat malam juga.

     Dari sekarang perbanyak do'a dan hapalkan do'a yang diajarkan Rasulullah.

     Bulan Ramadhan waktu yang Mustajab do'a, jadi perbanyak do'a.

     Dari sekarang biasakan agak lama duduk di masjid.

     Untuk mempersiapkan diri menuju I'tikaf. Saat I'tikaf perbanyak ibadah, dzikir, dan do'a.

     Perbanyak puasa sunah di bulan Syaban sebagai latihan.

    Siapkan uang untuk memberi makan orang miskin dan bersedekah.

     Rasulullah adalah orang yang sangat dermawan, dan makin Dermawan saat Ramadhan. Sedekah di waktu mulia pahalanya akan dilipatgandakan. Berlomba-lomba untuk memberi orang lain makanan berbuka puasa.

     Jika ada niat umroh di bulan Ramadhan, persiapkan dari sekarang. Rasulullah bersabda,

     "umroh di bulan Ramadhan pahalanya sama dengan berhaji denganku."

     Kurangi makan saat bulan Syaban, jangan makan sampai kenyang. Jika terlalu kenyang maka badan jadi berat, kuat syahwatnya dan lemah ibadahnya.

     Jangan biasakan begadang untuk hal yang tidak bermanfaat.

     Dari bulan Syaban kurangi tidur malam.

     Agar bisa bangun Shalat Tahajud dan Ibadah Malam. Karena saat Ramadhan para sahabat kurang tidur dan 10 hari terakhir mereka tidak tidur untuk I'tikaf. Jemput malam Lailatul Qadar.

     Biasakan ibadah yang kita belum biasa. Coba kita saat di jalan dari rumah ke tempat kerja/usaha berdzikir di motor, mobil dan lain lain "Apabila orang naik kendaraannya, setan menyuruh orang tersebut bernyanyi." Maka lawan godaan setan dengan berdzikir saat di kendaraan.

     Mulai sekarang disiplin dalam waktu.

     Jika ada target maka harus disiplin waktu.

     ❇ Segera menyelesaikan pekerjaan

     Yang boleh jadi (jika tidak segera diselesaikan) dapat mengganggu kesibukan ibadah seorang muslim di bulan Ramadhan.

     Jangan biasakan sering pergi ke pasar/mall saat Ramadhan.

     Karena Pasar itu tempatnya setan. Di Arab Saudi 10 hari terakhir masjid penuh, sementara di Indonesia masjid kosong tapi pasar/mall penuh. Ini musibah.

Wallahu a'lam bish shawab

Selasa, 09 Mei 2017

●Pesan Ayah●

☀ Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua   anaknya: “Anakku, dua pesan penting yang ingin ayah sampaikan kepadamu untuk           keberhasilan hidupmu. Pertama: Jangan pernah menagih piutang kepada                               siapapun. Kedua: Jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung”

☀ 5 tahun berlalu, sang ibu menengok anak Sulungnya dengan kondisi bisnisnya yang           sangat memprihatinkan. Ibu pun bertanya, “Wahai anak Sulungku kenapa kondisi                 bisnismu demikian?”

     ❇Si Sulung menjawab: “Saya mengikuti pesan ayah, bu. Saya dilarang menagih piutang   kepada siapapun sehingga banyak piutang yang tidak dibayar dan lama-lama habislah           modal saya. Pesan yang kedua, ayah melarang saya terkena sinar matahari secara                     langsung dan saya hanya punya sepeda motor.  Itulah sebabnya pergi dan pulang                     kantor saya selalu naik taksi”

☀  Kemudian sang ibu pergi ke tempat Si Bungsu yang keadaannya berbeda jauh. Si             bungsu sukses menjalankan bisnisnya. Sang ibu pun bertanya, “Wahai anak Bungsuku,         hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”

     ❇Si bungsu menjawab: “Ini karena saya mengikuti pesan ayah, bu. Pesan yang                    pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak                pernah memberikan hutang kepada siapapun sehingga modal saya tetap utuh”

     ❇“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dengan         motor yg saya punya saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang                       setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih                         pagi dan tutup lebih sore”.

Perhatikan... Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA, namun masing² memiliki Penafsiran dan Sudut Pandang atau MINDSET berbeda.

    Mereka MELAKUKAN cara yang berbeda sehingga mendapatkan HASIL yang berbeda     pula.

    Hati-hatilah dengan Mindset kita..

    Mindset (Sudut pandang) Positif memberi hasil menakjubkan, sebaliknya mindset (sudut pandang) Negatif memberikan hasil menghancurkan.

❇The choice is yours! (Pilihan ada ditanganmu!)

Ayo Berbagi Walau Satu Ayat